Terungkap, Netanyahu Desak Trump Bombardir Iran di Hari-hari Terakhir Berkuasa
Sabtu, 17 Juli 2021 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Laporan The New Yorker yang ditulis Susan Glasser muncul di tengah kesibukan laporan berita baru-baru ini yang menggambarkan Milley sebagai pilar norma demokrasi di hari-hari terakhir masa jabatan Trump yang kacau balau.
Menurut Glasser, laporannya disusun dari hampir 200 wawancara untuk buku yang akan datang yang dia kerjakan dengan reporter New York Times Peter Baker.
Pengungkapan itu kemungkinan akan memperbarui pertanyaan tentang seberapa dekat pemerintahan Trump membawa Amerika Serikat berperang dengan Iran dan siapa lagi yang mungkin mendengarkan presiden tentang masalah ini.
Netanyahu, yang meninggalkan kantor PM Israel bulan lalu setelah 12 tahun berturut-turut menjabat, berulang kali menentang upaya AS untuk mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membatasi program nuklir Teheran.
Para pejabat Israel telah melihat perjanjian nuklir 2015—yang secara sepihak "dikhianati" oleh Trump dengan dukungan Israel dan Arab Saudi—tidak cukup untuk mengekang pengaruh militer Teheran yang tumbuh di wilayah tersebut.
Pemerintahan Trump secara diam-diam mendukung kampanye serangan udara Israel terhadap target terkait Iran di Suriah dalam upaya untuk mencegah perangkat keras militer Iran yang canggih ditempatkan di dekat perbatasan Israel.
Pejabat administrasi Joe Biden telah berusaha untuk kembali ke kesepakatan nuklir 2015, melihat pengabaian Trump hanya memperburuk langkah agresif Teheran di wilayah tersebut.
Menurut Glasser, laporannya disusun dari hampir 200 wawancara untuk buku yang akan datang yang dia kerjakan dengan reporter New York Times Peter Baker.
Pengungkapan itu kemungkinan akan memperbarui pertanyaan tentang seberapa dekat pemerintahan Trump membawa Amerika Serikat berperang dengan Iran dan siapa lagi yang mungkin mendengarkan presiden tentang masalah ini.
Netanyahu, yang meninggalkan kantor PM Israel bulan lalu setelah 12 tahun berturut-turut menjabat, berulang kali menentang upaya AS untuk mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membatasi program nuklir Teheran.
Para pejabat Israel telah melihat perjanjian nuklir 2015—yang secara sepihak "dikhianati" oleh Trump dengan dukungan Israel dan Arab Saudi—tidak cukup untuk mengekang pengaruh militer Teheran yang tumbuh di wilayah tersebut.
Pemerintahan Trump secara diam-diam mendukung kampanye serangan udara Israel terhadap target terkait Iran di Suriah dalam upaya untuk mencegah perangkat keras militer Iran yang canggih ditempatkan di dekat perbatasan Israel.
Pejabat administrasi Joe Biden telah berusaha untuk kembali ke kesepakatan nuklir 2015, melihat pengabaian Trump hanya memperburuk langkah agresif Teheran di wilayah tersebut.
(min)
Lihat Juga :