Inggris akan Memasukkan Indonesia ke Dalam Daftar Zona Merah Covid-19

Kamis, 15 Juli 2021 - 16:49 WIB
loading...
Inggris akan Memasukkan...
Pemerintah Inggris memutuskan untuk memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara zona merah, di tengah terus meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris memutuskan untuk memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara zona merah Covid-19. Keputusan ini datang di tengah terus meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia.

"Indonesia saat ini dalam daftar kuning. Akan pindah ke daftar merah jam 4 sore, Senin 19 Juli. Jika Anda tiba di Inggris setelah itu, Anda harus mengikuti aturan daftar merah," tulis pemerintah Inggris dalam website resmi merekagov.uk.

Dalam laman tersebut, seperti dikutip Sindonews pada Kamis (15/7/2021), warga dari zona merah dilarang untuk memasuki wilayah Inggris. Baca juga: Kapal Induk Inggris Queen Elizabeth Dilanda Wabah COVID-19, 100 Pelaut Terinfeksi

"Jika Anda telah berada di negara atau wilayah dalam daftar merah dalam 10 hari terakhir, Anda hanya akan diizinkan masuk ke Inggris jika Anda adalah warga negara Inggris atau Irlandia, atau Anda memiliki hak tinggal di Inggris," ujarnya.

"Anda harus mengikuti aturan ini bahkan jika Anda telah divaksinasi lengkap," sambungnya. Baca juga: Gegara Dikirim Foto Syur oleh Model Lingerie, Inggris Gagal Kampiun Piala Eropa 2020

Pemerintah Inggris mengatakan, mereka yang tiba dari negara zona merah harus menunjukan bukti negatif Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu di hotel.

"Setiap orang yang diizinkan memasuki Inggris yang telah berada di negara daftar merah dalam 10 hari sebelum mereka tiba harus melakukan karantina selama 10 hari penuh di hotel karantina, (hari Anda tiba di Inggris dihitung sebagai hari 0)," ungkapnya.

"Mengikuti tes Covid-19 pada atau sebelum hari kedua dan pada atau setelah hari kedelapan karantina. Ikuti pembatasan nasional. Memberikan informasi palsu atau sengaja menyesatkan saat mengisi formulir pencari lokasi penumpang Anda adalah pelanggaran yang dapat dihukum penjara," tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved