Cerita Warga Afrika Selatan Menentang Kerusuhan: 'Saya Lihat Kehancuran, Saya Menangis'

Kamis, 15 Juli 2021 - 10:31 WIB
loading...
A A A
“Kami memiliki kendali atas situasi dan ini dengan kerja sama masyarakat,” kata Maine.

Di seberang jalan, puluhan warga mengantre untuk membeli roti dari truk yang dijual langsung ke warga ketimbang diantar ke toko-toko yang sudah tutup.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa bertemu secara online Rabu dengan para pemimpin partai politik Majelis Nasional untuk mendesak semua bekerja sama untuk memulihkan ketertiban.

"Ramaphosa melakukan konsultasi dengan berbagai sektor masyarakat untuk mengembangkan respons masyarakat luas,” kata Tyrone Seale, pelaksana tugas (Plt) juru bicara presiden.

“Presiden mengatakan kehancuran yang disaksikan oleh bangsa melukai semua orang Afrika Selatan, tidak hanya mereka yang berada di daerah yang terkena dampak,” katanya. “Dan itu paling menyakitkan bagi orang miskin, orangtua, dan orang yang rentan.”

Di pusat perbelanjaan Diepkloof Soweto, pemilik bisnis menilai kerusakan.

"Ini seperti diperkosa," kata Thandi Johnson, melihat tokonya; TWJ Events Supply, yang sehari sebelumnya dijarah oleh perusuh. "Dan kemudian Anda melihat pemerkosa berjalan melewati Anda," katanya sambil menunjuk ke arah warga yang lewat.

“Dua belas tahun saya telah mengerjakan bisnis ini dan itu hancur dalam satu hari,” katanya, gemetar karena marah ketika dia melihat di mana dia telah menjual balon dan dekorasi untuk pesta anak-anak dan acara lainnya.

“Mereka mendorong saya ke samping,” katanya tentang para perusuh. “Saya memohon kepada mereka bahwa saya adalah salah satu dari mereka, tetapi mereka datang begitu saja dan mengambil semuanya. Lihat!" katanya sambil menunjuk ke rak-rak kosong. “Saya tidak datang ke sini dengan kereta api, saya orang Sowetan! Saya lahir di sini.”

Johnson mengatakan dia khawatir asuransi tidak akan menutupi kerugiannya karena asuransinya tidak menanggung untuk kekerasan politik. "Saya akan selesai," katanya.

Di dekatnya, sekelompok pemuda sedang menyapu pecahan botol bir dan sampah di depan toko minuman keras yang telah dijarah sehari sebelumnya.

“Kami berusaha menjadi pemuda yang membawa harapan kembali ke negara kami,” kata Thando Matsepe, 24, dari Zodwa Khoza Foundation, sebuah kelompok pengembangan pemuda.

“Kemarin tempat ini hancur. Jadi kami mencoba untuk membersihkan dan membuat negara ini bangkit kembali,” katanya.

“Ini adalah kejahatan. Ini bukan kampanye 'Zuma Bebas'. Ini dimulai dengan Zuma, tetapi ini bukan cara yang harus dilakukan di Afrika Selatan. Mereka punya hak untuk protes dengan damai, baik. Tapi ini membawa kehancuran. Semua orang akan menderita.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved