Citra Satelit Picu Spekulasi China Punya 'Area 51' Setara Milik AS

Kamis, 15 Juli 2021 - 06:06 WIB
loading...
A A A
"Pada pandangan pertama, kami pikir ini bisa menjadi turunan Flanker tak berawak atau opsional berawak yang sedang menjalani pengujian, atau ada hubungannya dengan tim udara dari pesawat berawak dan tak berawak," tulis Tyler Rogoway dari The War Zone yang dinukil dari Sputnik, Kamis (15/7/2021).



Laporan itu menduga bahwa program pengembangan artificial intellegence atauAI mungkin sedang dilakukan. Negara-negara lain dilaporkan telah secara aktif mengejar program-program tersebut. Dalam kasus Australia, proyek drone Loyal Wingman adalah contohnya. Drone besar yang dikendalikan AI dimaksudkan untuk terbang bersama dengan F-35 Stealth Fighter.

Proyek "Skyborg" serupa sedang dikembangkan oleh AS, kata outlet tersebut. Sedangkan Beijing diyakini menyebut proyeknya "Intelligence Victory".

Baca juga: Pangkalan Militer China di Laut China Selatan Mulai Beroperasi

Sekitar 200 km tenggara Lop Nur adalah fasilitas yang bahkan lebih tidak biasa yang menjalani pekerjaan ekspansi berat, tanda-tanda pertama dilaporkan pada 2016. Tiga landasan pacu sepanjang 5 km disusun dalam formasi segitiga, menurut citra satelit yang dipasok oleh perusahaan komersial Maxar ke NPR.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Hinaan Rasis terhadap...
Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay
Rekomendasi
Demi Film Baru, Davina...
Demi Film Baru, Davina Karamoy Rela Potong Rambut yang Dipanjangkan 6 Tahun
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Gus Falah Mendukung...
Gus Falah Mendukung Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved