Siapkan ‘Armada Hantu’, Pentagon Uji Kapal Perang Canggih Tak Berawak

Rabu, 14 Juli 2021 - 09:55 WIB
loading...
A A A
Sampai SCO secara resmi menyerahkan pengelolaan program dan kepemilikan kepada Angkatan Laut – diharapkan pada Januari, SCO dan Angkatan Laut akan mengoperasikan Ranger dan Nomad di laut untuk memverifikasi bahwa beberapa perbaikan baru-baru ini pada kontrol otonom dan sistem lambung, mekanik dan listrik (HM&E) bekerja, dan untuk menyempurnakan ide tentang cara mengoperasikan USV besar ini bersama kapal perang berawak.

Tanpa menyebut latihan khusus, Molina mengatakan, “Maksudnya adalah untuk memanfaatkan periode waktu ini untuk melakukan latihan demonstrasi armada dan sketsa operasional untuk terus menunjukkan dalam konteks operasional utilitas kapal-kapal ini untuk meningkatkan kemampuan kombatan berawak.”

“Untuk mendapatkan skalabilitas kapasitas dalam pertarungan jarak dekat, kami akan mengandalkan sistem tak berawak untuk menambah sistem kapal kami dan untuk memperluas jangkauan dan kepekaan kami terhadap lingkungan, jadi kami bertujuan memanfaatkan periode ini untuk menunjukkan beberapa operasi muatan dan beberapa sistem penginderaan untuk dapat meningkatkan sejumlah misi Angkatan Laut,” tutur dia tanpa menyebutkan muatan yang dibawa kapal hantu itu.

Angkatan Laut sebelumnya mengatakan ingin USV besar untuk meluncurkan rudal dan senjata lainnya, tetapi anggota parlemen tidak setuju mempersenjatai kapal yang otonom dan kemampuan pertahanannya masih belum terbukti.

“Sampai Kongres menyetujui mempersenjatai USV besar, Angkatan Laut akan fokus pada menempatkan muatan pada kapal Armada Hantu ini yang sebanding dengan sensor dan paket komunikasi yang digunakan kapal berawak,” ujar Kapten Pete Small, manajer program sistem maritim tak berawak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved