Israel Ingin Hidup Normal dengan COVID-19 Meski Varian Delta Melanda

Selasa, 13 Juli 2021 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Ran Balicer, ketua panel ahli pemerintah untuk COVID-19, mengatakan Israel rata-rata memiliki sekitar lima kasus virus parah dan satu kematian per hari dalam seminggu terakhir, setelah dua minggu tanpa kematian terkait COVID-19.

Memperhatikan dampak varian Delta, dia mengatakan panel menyarankan agar berhati-hati untuk penghapusan pembatasan.

“Kami tidak memiliki cukup data dari wabah lokal kami untuk dapat memprediksi dengan akurat apa yang akan terjadi jika kami mencabut [pembatasan],” kata Balicer.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meskipun tinggi, efektivitas vaksin Pfizer/BioNTech terhadap varian Delta lebih rendah dibandingkan dengan varian virus corona lainnya.

Menarik kritik dari beberapa ilmuwan, Pfizer dan BioNTech SE mengatakan mereka akan meminta regulator Amerika Serikat dan Eropa untuk mengizinkan suntikan booster untuk mencegah peningkatan risiko infeksi enam bulan setelah inokulasi.

Israel tidak terburu-buru untuk menyetujui suntikan penguat publik, dengan mengatakan tidak ada data tegas yang menunjukkan bahwa itu diperlukan. Ini menawarkan persetujuan hanya untuk orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah berdasarkan kasus per kasus.

Pihak berwenang juga mempertimbangkan untuk mengizinkan anak-anak di bawah 12 tahun untuk mengambil vaksin berdasarkan kasus per kasus jika mereka menderita kondisi kesehatan yang menempatkan mereka pada risiko tinggi komplikasi serius jika mereka terinfeksi virus.

Menurut Ash, hanya “beberapa ratus” dari 5,5 juta orang yang telah divaksinasi di Israel kemudian terinfeksi COVID-19.

Sebelum varian Delta tiba, Israel memperkirakan 75 persen populasi perlu divaksinasi untuk mencapai "kekebalan kelompok"—tingkat di mana cukup banyak populasi yang diimunisasi untuk dapat secara efektif menghentikan penyebaran penyakit. Estimasi ambang batas sekarang adalah 80 persen.

Data tersebut memastikan dokter tetap prihatin.

“...virus tidak akan berhenti. Itu berkembang, itu sifatnya. Tapi sifat kita adalah untuk bertahan hidup,” kata Dr Gadi Segal, kepala bangsal virus corona di Sheba Medical Center dekat Tel Aviv, seperti dikutip Reuters, Selasa (13/7/2021).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
Hamas Rekrut 15.000...
Hamas Rekrut 15.000 Pejuang sejak Dimulainya Perang dengan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved