Terinfeksi Dua Varian COVID-19 Sekaligus, Nenek 90 Tahun Meninggal
Senin, 12 Juli 2021 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Pasien awalnya memiliki tingkat oksigen yang baik dan tidak ada masalah pernapasan. Namun, napasnya memburuk dengan cepat, dan dia meninggal lima hari kemudian.
Selama perawatan, dokter menemukan bahwa pasien telah terinfeksi dengan varian Alpha dan Beta dari COVID-19, yang sebelumnya dikenal sebagai strain Inggris dan Afrika Selatan.
“Ini adalah salah satu kasus koinfeksi pertama yang terdokumentasi dengan dua varian SARS-CoV-2 yang menjadi perhatian,” kata Anne Vankeerberghen, penulis utama laporan dan ahli biologi molekuler di Rumah Sakit OLV di Aalst.
Baca juga: Serangan Taliban Makin Gila-gilaan, Bandara Kabul Dipasang Sistem Rudal
Peneliti mengatakan bahwa pasien kemungkinan tertular jenis virus yang berbeda dari dua orang yang berbeda, karena varian Alpha dan Beta hadir di Belgia pada saat itu.
Selama perawatan, dokter menemukan bahwa pasien telah terinfeksi dengan varian Alpha dan Beta dari COVID-19, yang sebelumnya dikenal sebagai strain Inggris dan Afrika Selatan.
“Ini adalah salah satu kasus koinfeksi pertama yang terdokumentasi dengan dua varian SARS-CoV-2 yang menjadi perhatian,” kata Anne Vankeerberghen, penulis utama laporan dan ahli biologi molekuler di Rumah Sakit OLV di Aalst.
Baca juga: Serangan Taliban Makin Gila-gilaan, Bandara Kabul Dipasang Sistem Rudal
Peneliti mengatakan bahwa pasien kemungkinan tertular jenis virus yang berbeda dari dua orang yang berbeda, karena varian Alpha dan Beta hadir di Belgia pada saat itu.
Lihat Juga :