BGI China Dituduh Ambil Data DNA Tes Prenatal Dunia, Dikhawatirkan untuk 'Tentara Super'

Sabtu, 10 Juli 2021 - 08:12 WIB
loading...
A A A
Reuters, bagaimanapun, mengatakan perusahaan telah memulai setidaknya selusin studi bersama militer sejak 2010. Sementara beberapa di antaranya berfokus pada pengujian lebih lanjut dan pengembangan alat tes pranatal, yang lain diluncurkan untuk menganalisis data yang dikumpulkan oleh alat tersebut.

Baca juga: Pasangan Ini Bulan Madu di Kota Nudis Terbesar di Dunia, Belanja dan Makan Pun Telanjang

Dalam kategori terakhir, satu proyek penelitian dilaporkan menambang hasil tes dengan superkomputer militer untuk mengidentifikasi virus dan indikator penyakit mental pada wanita China. Studi itu juga memusatkan perhatian pada wanita Tibet dan Uighur, mencari hubungan antara genetika dan sifat fisik mereka, yang selanjutnya memicu tuduhan bereksperimen dengan eugenika yang telah mengikuti BGI selama bertahun-tahun.

Meskipun BGI mengeklaim belum memberikan data tes NIFTY apa pun kepada pemerintah China untuk tujuan militer, Reuters mencatat bahwa kebijakan privasi pengujian memungkinkan berbagi data pemerintah dalam kasus ketika itu mungkin "secara langsung relevan dengan keamanan nasional atau keamanan pertahanan nasional."

Selain itu, sementara hasil tes yang dikumpulkan dari wanita di luar China disimpan di laboratorium BGI sendiri di Hong Kong—dan, menurut perusahaan, dihancurkan setelah lima tahun sesuai dengan peraturan GDPR—yang dari wanita China ditahan di bank gen nasional China, yang dijalankan oleh tidak lain dari BGI.

Sebuah panel penasihat pemerintah AS yang bersidang pada bulan Maret memperingatkan bahwa basis data genetik besar-besaran pada akhirnya dapat digunakan untuk memberi China keunggulan ekonomi dan militer di seluruh dunia. Keuntungan itu bisa datang dalam bentuk perkembangan pesat produk farmasi, peningkatan genetik untuk tentara atau bahkan patogen rekayasa genetika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Inggris Umumkan Siap...
Inggris Umumkan Siap untuk Mengerahkan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved