Tahanan Warga Palestina Dibebaskan setelah 65 Hari Mogok Makan
Jum'at, 09 Juli 2021 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PM Israel Bennett Lakukan Pertemuan Rahasia dengan Raja Yordania Abdullah II
Al-Ghadanfar telah ditahan pada Oktober 2020 dan dipenjara dalam penahanan administratif selama enam bulan.
Baca juga: Langka, Kedubes AS Kecam Penghancuran Rumah Warga Palestina Oleh Israel
Penahanan ini kemudian diperbarui, mendorongnya melancarkan mogok makan pada 5 Mei, dan sejak itu dia menolak semua bentuk makanan, termasuk vitamin dan suplemen.
Efek dari pemogokan itu berdampak pada kondisi kesehatannya.
Al-Ghadanfar telah ditahan pada Oktober 2020 dan dipenjara dalam penahanan administratif selama enam bulan.
Baca juga: Langka, Kedubes AS Kecam Penghancuran Rumah Warga Palestina Oleh Israel
Penahanan ini kemudian diperbarui, mendorongnya melancarkan mogok makan pada 5 Mei, dan sejak itu dia menolak semua bentuk makanan, termasuk vitamin dan suplemen.
Efek dari pemogokan itu berdampak pada kondisi kesehatannya.
Lihat Juga :