Bantu Hadapi Lonjakan Covid-19, Australia Kirim Ventilator dan Oksigen ke Indonesia

Rabu, 07 Juli 2021 - 18:36 WIB
loading...
Bantu Hadapi Lonjakan...
Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan pihaknya akan mengirimkan paket bantuan kepada Indonesia, termasuk di dalamnya oksigen dan vaksin Covid-19. Foto/REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
A A A
CANBERRA - Menteri Luar Negeri Australia , Marise Payne menuturkan, dia telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. Payne mengatakan, dalam pembicaraan tersebut, Australia menyatakan konfirmasi dukungan kesehatan segera ke Indonesia.

Payne, dalam pernyataan pers yang diterima Sindonews pada Rabu (7/7/2021), mengaku akan memberikan paket bantuan kesehatan kepada Indonesia, termasuk di dalamnya oksigen dan vaksin Covid-19.

"Paket termasuk USD 12 juta untuk peralatan medis terkait oksigen dan lainnya, termasuk 1.000 ventilator, hingga 700 konsentrator oksigen, lebih dari 170 tabung oksigen, dan berbagai bahan habis pakai dan suplai medis lainnya, lebih dari 40 ribu alat uji antigen cepat, 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca di 2021," ucap Payne.

Dia mengatakan, dukungan Australia akan memperluas kapasitas tes cepat, mempertahankan layanan kesehatan yang ada dan membantu fasilitas medis darurat saat Indonesia merespons jumlah kasus yang terus meningkat. Baca juga: Asal PPKM Darurat Konsisten, Lonjakan Kasus Covid-19 Melandai dalam 2 Pekan

"Selain pengumuman Perdana Menteri Morrison pada KTT G7 untuk menyediakan setidaknya 20 juta vaksin Covid-19 untuk kawasan Indo-Pasifik pada pertengahan 2022, 2,5 juta dari dosis vaksin ini akan dibagikan kepada Indonesia untuk mendukung peluncuran vaksin nasionalnya," ujarnya.

"Paket tersebut dibangun di atas dukungan kuat Australia untuk respons Covid-19 Indonesia hingga saat ini. Sejak awal pandemi, kami telah memberikan pinjaman USD 1,5 miliar untuk mendukung respons COVID-19 dan ketahanan ekonomi Indonesia, mereorientasi kemitraan pembangunan jangka panjang kami, dan menyediakan 100 ventilator non-invasif serta peralatan medis dan laboratorium lainnya," sambungnya.

Melalui Regional Covis-19 Vaccine Access and Health Security Initiative senilai USD 523 juta, jelasnya, Australia menyediakan USD 101,9 juta untuk mendukung peluncuran vaksin nasional Indonesia. Baca juga: Menko Airlangga: Indonesia Bertekad Menjadi High-Income Country

Ini, ucap Payne, termasuk pendanaan untuk pengadaan vaksin melalui UNICEF senilai USD 77,1 juta, serta dukungan pengiriman melalui Bank Dunia, UNICEF dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Kemitraan Keamanan Kesehatan Australia Indonesia.

"Kontribusi kami sebesar USD 130 juta untuk Komitmen Pasar Lanjutan COVAX juga mendukung kebutuhan vaksin Indonesia dan negara-negara peserta lainnya. Selain itu, Indonesia akan mendapat manfaat dari kontribusi Australia sebesar USD 100 juta untuk Quad Vaccine Partnership yang akan mendukung pengiriman vaksin di seluruh Asia Tenggara," tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Israel Balas Serang...
Israel Balas Serang Iran, Teheran Diguncang Ledakan
Rekomendasi
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved