Pidato Berapi-api, Anggota Parlemen Inggris Bela Nabi Muhammad SAW

Rabu, 07 Juli 2021 - 00:01 WIB
loading...
A A A
“Sama seperti undang-undang baru ini bertujuan melindungi tokoh-tokoh sejarah Inggris, perlindungan yang sama harus diperluas ke tokoh dan individu yang dianggap penting bagi komunitas lain,” papar dia.

“Ketika orang-orang fanatik dan rasis mencemarkan nama baik, memfitnah, atau melecehkan Nabi kami (Muhammad SAW), seperti yang dilakukan beberapa orang terhadap orang-orang seperti Churchill, kerusakan emosional yang dialami hati kami tak tertahankan. Karena bagi dua miliar Muslim, beliau adalah pemimpin yang kami kenang di hati kami, kehormatan dalam hidup kami dan menjadi dasar identitas dan keberadaan kami,” tegas Shah.

Mengakui pentingnya dan simbolisme monumen dalam sejarah Inggris, dia membela hak untuk berdebat dan tidak setuju tentang pentingnya setiap tokoh sejarah.

Namun dia berpendapat pencemaran nama baik setiap monumen bersejarah adalah salah dan sangat memecah belah.

“Bagi mereka yang mengatakan itu hanya kartun, saya tidak akan mengatakan itu hanya patung karena saya memahami kekuatan perasaan Inggris ketika terkait sejarah kita, budaya kita, dan identitas kita. Ini bukan hanya kartun dan mereka bukan hanya patung. Mereka mewakili, melambangkan, dan sangat berarti bagi kita sebagai manusia,” ujar Shah.

Dia juga mengutip penulis dan dramawan George Bernard Shaw, yang mengatakan tentang Nabi Muhammad.

“Beliau (Nabi Muhammad SAW) adalah pria paling luar biasa yang pernah menginjakkan kaki di bumi ini. Dia mengajarkan agama, mendirikan negara, meletakkan kode moral, memprakarsai banyak reformasi sosial dan politik, mendirikan masyarakat yang kuat dan dinamis untuk mempraktikkan ajarannya dan sepenuhnya merevolusi dunia pemikiran dan perilaku manusia untuk semua waktu yang akan datang,” papar Bernard Shaw.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved