AS Tinggalkan Afghanistan, Ratusan Kendaraan Militer Jatuh ke Tangan Taliban

Minggu, 04 Juli 2021 - 09:20 WIB
loading...
A A A


Militan Taliban bahkan ditampilkan mengambil alih komando kendaraan yang ditangkap di beberapa video seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (4/7/2021).

Baca juga: Seluruh Pasukan AS dan NATO Tinggalkan Bagram, Taliban Semringah

AS telah menghabiskan waktu bertahun-tahun dan miliaran dolar untuk mempersenjatai Tentara Nasional Afghanistan dan Angkatan Polisi, mengirimkan lebih dari 25.000 Humvee ke negara itu, dan menyediakan ribuan kendaraan serta peralatan militer lainnya kepada pemerintah.

Forbes memperingatkan bahwa Taliban dapat menggunakan kendaraan yang direbut untuk menciptakan kekuatan tempur mobile yang besar jika mampu menyediakan bahan bakar untuk menggerakkan mereka.

Perjanjian damai Februari 2020 antara AS dan Taliban tidak termasuk pemerintah Afghanistan, dan gencatan senjata singkat antara Kabul dan milisi fundamentalis itu dengan cepat dipatahkan. Ini memicu kekerasan yang meluas, termasuk pengeboman bunuh diri, serangan Taliban di hampir semua provinsi negara, dan penembak jitu serta serangan tabrak lari di pos-pos tentara dan polisi Afghanistan. Pada 22 Juni, Taliban merebut perbatasan utama Afghanistan dengan Tajikistan.

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan keprihatinan atas situasi di Afghanistan, memperingatkan konsentrasi yang jelas dari teroris ISIS di Afghanistan utara, dan membenarkan bahwa Moskow sedang mendiskusikan situasi dengan sekutu Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektifnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved