AS Tinggalkan Afghanistan, Ratusan Kendaraan Militer Jatuh ke Tangan Taliban
Minggu, 04 Juli 2021 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Komitmen untuk memerangi ISIS adalah salah satu syarat dari kesepakatan damai AS-Taliban.
Tidak hanya Rusia, China juga telah mengungkapkan kecemasannya sendiri atas situasi di Afghanistan, dengan kedua negara berbagi perbatasan sepanjang 76 km. Pada bulan Mei, Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan bahwa penarikan tergesa-gesa AS dari negara yang dilanda perang telah memberikan pukulan serius bagi proses perdamaian dan berpengaruh negatif bagi stabilitas regional.
Baca juga: China: Penarikan Tergesa-gesa Pasukan AS Ganggu Upaya Damai Afghanistan
Dalam pengumuman penarikan pasukannya pada bulan April, Biden meminta Rusia, China, Pakistan, India, dan Turki untuk meningkatkan dan berbuat lebih banyak untuk mendukung Afghanistan.
Kemerosotan situasi keamanan yang cepat telah mendorong beberapa pengamat untuk mengungkapkan kekhawatiran bahwa AS mungkin telah berusaha untuk mengarahkan Rusia, China, republik-republik pasca-Soviet Asia Tengah dan lainnya ke dalam posisi untuk mencoba menyeret mereka ke konflik Afghanistan yang telah berusia puluhan tahun.
Tidak hanya Rusia, China juga telah mengungkapkan kecemasannya sendiri atas situasi di Afghanistan, dengan kedua negara berbagi perbatasan sepanjang 76 km. Pada bulan Mei, Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan bahwa penarikan tergesa-gesa AS dari negara yang dilanda perang telah memberikan pukulan serius bagi proses perdamaian dan berpengaruh negatif bagi stabilitas regional.
Baca juga: China: Penarikan Tergesa-gesa Pasukan AS Ganggu Upaya Damai Afghanistan
Dalam pengumuman penarikan pasukannya pada bulan April, Biden meminta Rusia, China, Pakistan, India, dan Turki untuk meningkatkan dan berbuat lebih banyak untuk mendukung Afghanistan.
Kemerosotan situasi keamanan yang cepat telah mendorong beberapa pengamat untuk mengungkapkan kekhawatiran bahwa AS mungkin telah berusaha untuk mengarahkan Rusia, China, republik-republik pasca-Soviet Asia Tengah dan lainnya ke dalam posisi untuk mencoba menyeret mereka ke konflik Afghanistan yang telah berusia puluhan tahun.
(ian)
Lihat Juga :