Jerman Kecam UEFA karena Izinkan Penonton Euro 2020 Penuhi Stadion

Kamis, 01 Juli 2021 - 18:31 WIB
loading...
Jerman Kecam UEFA karena...
Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer mengecam UEFA untuk mengizinkan kerumunan besar di Euro 2020, menyebut keputusan itu tidak bertanggung jawab. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Menteri Dalam Negeri Jerman , Horst Seehofer mengecam keputusan UEFA untuk mengizinkan kerumunan besar di Euro 2020. Seehofer menyebut keputusan itu sama sekali tidak bertanggung jawab, terutama mengingat penyebaran Covid-19 varian Delta.

Seehofer, seperti dilansir Reuters pada Kamis (1/7/2021), mengatakan bahwa UEFA tampaknya didorong oleh pertimbangan komersial, yang menurutnya tidak boleh diurutkan di atas masalah kesehatan. Baca juga: Pelatih Hungaria Ejek Para Bintang yang Angkat Koper dari Piala Eropa 2020

"Tidak dapat dihindari bahwa pertandingan dengan 60 ribu penonton ( jumlah yang diizinkan UEFA di stadion Wembley London untuk semifinal dan final Euro 2020) akan mempromosikan penyebaran Covid-19, terutama mengingat varian Delta," ucapnya.

Sebelumnya diwartakan, hampir 2.000 orang yang tinggal di Skotlandia telah menghadiri acara Euro 2020 saat terinfeksi Covid-19. Ribuan orang Skotlandia datang ke London untuk pertandingan mereka melawan Inggris di babak penyisihan grup.

Sementara itu, pejabat kesehatan Finlandia mengatakan, setidaknya 300 warga Finlandia yang pergi untuk mendukung tim nasional di Euro 2020 telah tertular Covid-19. Baca juga: Setelah Jerman, Italia Turut Rampungkan Penarikan Pasukan dari Afghanistan

"Tingkat infeksi harian di Finlandia telah meningkat dari sekitar 50 per hari menjadi lebih dari 200 dalam seminggu terakhir, dan angka itu kemungkinan akan bertambah dalam beberapa hari mendatang," kata mereka.

Pekan lalu, pihak berwenang Rusia menyalahkan varian Delta baru untuk lonjakan infeksi baru dan kematian di kota-kota besar, termasuk St. Petersburg yang akan menjadi tuan rumah perempat final Euro 2020.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
UEFA Murka! FIFA Dituding...
UEFA Murka! FIFA Dituding Rusak Integritas Piala Dunia
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Infografis
Inggris-Jerman Imbang,...
Inggris-Jerman Imbang, Ini Hasil UEFA Nations League 2022/2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved