Pendiri Tentara Bayaran Blackwater: Militer Rusia Menjadi Lebih Pintar Melawan Senjata AS
Selasa, 18 Maret 2025 - 11:40 WIB
loading...
Pendiri Blackwater Erik Prince sebut militer Rusia menjadi jauh lebih pintar dalam melawan senjata AS yang digunakan Ukraina. Foto/pentagon.mil
A
A
A
WASHINGTON - Erik Prince, pendiri dan mantan CEO perusahaan militer swasta Blackwater, berpendapat bahwa militer Rusia telah menjadi jauh lebih pintar dalam melawan senjata Amerika Serikat (AS) yang digunakan Ukraina.
Saat berbicara di Hillsdale College, Prince juga menyatakan skeptisisme atas klaim bahwa militer Rusia telah melemah secara signifikan dalam perangnya di Ukraina.
"Hal yang sangat dikuasai Rusia adalah peperangan elektronik," ujar pendiri perusahaan tentara bayaran Amerika tersebut.
Prince menekankan bahwa persenjataan canggih Amerika, seperti rudal Javelin, HIMARS, dan peluru artileri berpemandu Copperhead, sering kali menjadi tidak efektif dalam hitungan minggu.
Baca Juga: Dikerjai Rusia, Senjata Canggih Barat Menjadi Tak Berguna dalam Perang Rusia
"Itu berfungsi selama satu atau dua minggu, dan Rusia mencari cara untuk mengganggu navigasi atau jalur perintah, dan semuanya menjadi sia-sia,” paparnya.
Saat berbicara di Hillsdale College, Prince juga menyatakan skeptisisme atas klaim bahwa militer Rusia telah melemah secara signifikan dalam perangnya di Ukraina.
"Hal yang sangat dikuasai Rusia adalah peperangan elektronik," ujar pendiri perusahaan tentara bayaran Amerika tersebut.
Prince menekankan bahwa persenjataan canggih Amerika, seperti rudal Javelin, HIMARS, dan peluru artileri berpemandu Copperhead, sering kali menjadi tidak efektif dalam hitungan minggu.
Baca Juga: Dikerjai Rusia, Senjata Canggih Barat Menjadi Tak Berguna dalam Perang Rusia
"Itu berfungsi selama satu atau dua minggu, dan Rusia mencari cara untuk mengganggu navigasi atau jalur perintah, dan semuanya menjadi sia-sia,” paparnya.
Lihat Juga :