Di Tengah Kesulitan, Pria Palestina Ini Rawat Hewan Korban Serangan Bom Israel

Minggu, 27 Juni 2021 - 23:30 WIB
loading...
A A A
Baca: Israel Tawarkan Rekonstruksi Gaza dengan Imbalan Informasi Tentara yang Ditawan

Juga pada tahun 2016, ia mendirikan tempat penampungan hewan pertama di Jalur Gaza yang telah menyediakan layanan kesehatan dan kehidupan bagi lusinan hewan liar di daerah kantong pantai.
Sampai hari ini, tempat perlindungannya menampung sekitar 200 hewan liar, termasuk anjing dan kucing, sebagian besar cacat.

"Sayangnya, kami tidak memiliki budaya sosial yang mendorong orang untuk mengadopsi hewan atau peduli dengan hak-hak mereka, dan itulah sebabnya Anda akan menemukan hewan liar hidup dalam kondisi tidak normal," katanya.

Dia mencoba mengubah situasi itu, tetapi eskalasi militer telah memberinya lebih banyak tantangan. Selama hari-hari pertempuran, baik dia maupun putranya tidak dapat mencapai tempat penampungan hewan. Pemboman itu membuat banyak hewan trauma dan 100 di antaranya melarikan diri dari tempat penampungan.

Baca: PBB: Israel Blak-blakan Langgar Hukum Internasional, Setop Permukiman

"Itu adalah saat yang mengerikan. Ayah saya, saudara laki-laki dan saya banyak berpikir tentang anjing dan kucing dan bagaimana mereka akan menghadapi serangan udara," kata al-Err, putra tertua el-Err.

"Begitu gencatan senjata yang ditengahi Mesir diumumkan di Gaza, kami bergegas ke tempat penampungan, hanya untuk menemukan beberapa dari mereka telah meninggalkan tempat itu, sementara yang lain terjebak di tempat kecil yang saling melindungi dari kematian," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved