Misi Ambisius China, Kirim Manusia Pertama ke Planet Mars pada 2033
Kamis, 24 Juni 2021 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Raksasa Media Jerman Minta Pegawai Pro-Palestina Cari Kerja di Tempat Lain
“Sebelum misi awak manusia dimulai, China akan mengirim robot ke Mars untuk mempelajari kemungkinan lokasi pangkalan dan membangun sistem untuk mengekstrak sumber daya di sana,” ungkap laporan resmi China Space News pada Rabu, mengutip Wang, kepala Akademi Teknologi Kendaraan Peluncuran China.
Untuk tempat tinggal manusia di Mars, kru harus dapat menggunakan sumber daya planet ini, seperti mengekstraksi air di bawah permukaannya, menghasilkan oksigen, dan menghasilkan listrik di sana.
China juga harus mengembangkan teknologi untuk menerbangkan astronot kembali ke Bumi.
Misi pulang-pergi tanpa awak untuk memperoleh sampel tanah dari planet ini diharapkan pada akhir 2030.
Badan antariksa AS, NASA, telah mengembangkan teknologi untuk membawa kru ke Mars dan kembali sekitar 2030-an.
“Rencana Mars China membayangkan armada pesawat ruang angkasa bolak-balik antara Bumi dan Mars dan pengembangan besar sumber dayanya,” papar Wang.
“Sebelum misi awak manusia dimulai, China akan mengirim robot ke Mars untuk mempelajari kemungkinan lokasi pangkalan dan membangun sistem untuk mengekstrak sumber daya di sana,” ungkap laporan resmi China Space News pada Rabu, mengutip Wang, kepala Akademi Teknologi Kendaraan Peluncuran China.
Untuk tempat tinggal manusia di Mars, kru harus dapat menggunakan sumber daya planet ini, seperti mengekstraksi air di bawah permukaannya, menghasilkan oksigen, dan menghasilkan listrik di sana.
China juga harus mengembangkan teknologi untuk menerbangkan astronot kembali ke Bumi.
Misi pulang-pergi tanpa awak untuk memperoleh sampel tanah dari planet ini diharapkan pada akhir 2030.
Badan antariksa AS, NASA, telah mengembangkan teknologi untuk membawa kru ke Mars dan kembali sekitar 2030-an.
“Rencana Mars China membayangkan armada pesawat ruang angkasa bolak-balik antara Bumi dan Mars dan pengembangan besar sumber dayanya,” papar Wang.
Lihat Juga :