Korut Dilaporkan Eksekusi 10 Warganya karena Menelepon Dunia Luar dengan Ponsel China
Kamis, 24 Juni 2021 - 01:46 WIB
loading...
A
A
A
Laporan itu mengatakan tindakan keras itu diperkirakan akan berlanjut selama berbulan-bulan, karena tembok beton tinggi dan kabel tegangan tinggi dibangun dalam upaya untuk membentengi perbatasan.
Pemerintah Kim Jong-un belum mengonfirmasi laporan tentang eksekusi 10 warga pengguna ponsel. Negara itu sangat jarang mengonfirmasi pelaksanaan eksekusi kecuali untuk terpidana kasus kejahatan berat seperti korupsi dan makar.
Pada tahun 2014, Korea Utara mengeksekusi seorang pria berusia 49 tahun yang tertangkap membuat panggilan telepon ke anggota keluarga di Korea Selatan dari lokasi dekat perbatasan dengan China.
Dia ditangkap oleh agen Korea Utara menggunakan detektor sinyal, dan seluruh keluarganya dipenjara setelah dia mengaku diam-diam menerima uang dari keluarga di Korea Selatan dan membantu dan bersekongkol untuk pembelotan.
Seorang sumber mengatakan pada saat itu: “Pada awal tahun ini mereka mengubah Undang-Undang Hukum Pidana. Kemudian, di Hyesan seseorang dieksekusi sebagai contoh bagi yang lainnya."
"Dia telah menelepon keluarganya di Chosun Selatan. Dia mungkin tidak punya waktu untuk membongkar telepon dan menyembunyikannya sebelum agen SSD (Departemen Keamanan Negara) datang ke rumahnya," ujarnya.
"Siapa pun yang menggunakan ponsel untuk menelepon 'ke arah sana' atau 'ke arah lain' [Korea Selatan atau China] takut."
Pemerintah Kim Jong-un belum mengonfirmasi laporan tentang eksekusi 10 warga pengguna ponsel. Negara itu sangat jarang mengonfirmasi pelaksanaan eksekusi kecuali untuk terpidana kasus kejahatan berat seperti korupsi dan makar.
Pada tahun 2014, Korea Utara mengeksekusi seorang pria berusia 49 tahun yang tertangkap membuat panggilan telepon ke anggota keluarga di Korea Selatan dari lokasi dekat perbatasan dengan China.
Dia ditangkap oleh agen Korea Utara menggunakan detektor sinyal, dan seluruh keluarganya dipenjara setelah dia mengaku diam-diam menerima uang dari keluarga di Korea Selatan dan membantu dan bersekongkol untuk pembelotan.
Seorang sumber mengatakan pada saat itu: “Pada awal tahun ini mereka mengubah Undang-Undang Hukum Pidana. Kemudian, di Hyesan seseorang dieksekusi sebagai contoh bagi yang lainnya."
"Dia telah menelepon keluarganya di Chosun Selatan. Dia mungkin tidak punya waktu untuk membongkar telepon dan menyembunyikannya sebelum agen SSD (Departemen Keamanan Negara) datang ke rumahnya," ujarnya.
"Siapa pun yang menggunakan ponsel untuk menelepon 'ke arah sana' atau 'ke arah lain' [Korea Selatan atau China] takut."
(min)
Lihat Juga :