Usir Kapal Perang Inggris, Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan Hingga Jatuhkan Bom
Rabu, 23 Juni 2021 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
HMS Defender, sebuah kapal perusak Tipe 45, adalah bagian dari kelompok serang Inggris yang saat ini menuju kawasan Indo-Pasifik. Namun, diumumkan awal bulan ini bahwa mereka akan memisahkan diri untuk sementara dari kelompok tersebut untuk melaksanakan "set misinya sendiri" di Laut Hitam.
Rusia mencaplok Semenanjung Crimea Ukraina pada 2014, sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar negara di dunia, mendapatkan akses ke garis pantai Laut Hitam yang panjang di semenanjung itu. Rusia telah sering kesal dengan kunjungan kapal perang NATO di dekat Crimea, menganggapnya memicu ketidakstabilan.
Anggota NATO Turki, Rumania, dan Bulgaria semuanya berada di Laut Hitam, tetapi kapal perang dari Amerika Serikat (AS), Inggris, dan sekutu NATO lainnya juga semakin sering berkunjung ke sana untuk menunjukkan dukungan bagi Ukraina.
Baca juga: Kapal Induk Terbaru Inggris Perangi ISIS, Rusia Terpancing Adu Kuat
Berbicara tepat sebelum insiden itu, Jenderal Valery Gerasimov, kepala Staf Umum angkatan bersenjata Rusia, dengan tajam mengkritik pengerahan kapal perang NATO di dekat perairan Rusia.
“Langkah kapal perang AS dan sekutunya jelas-jelas provokatif,” kata Gerasimov pada konferensi keamanan internasional di Moskow yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
“Ini menciptakan prasyarat untuk insiden dan tidak membantu meredakan ketegangan di bidang militer,” tegasnya.
Rusia mencaplok Semenanjung Crimea Ukraina pada 2014, sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar negara di dunia, mendapatkan akses ke garis pantai Laut Hitam yang panjang di semenanjung itu. Rusia telah sering kesal dengan kunjungan kapal perang NATO di dekat Crimea, menganggapnya memicu ketidakstabilan.
Anggota NATO Turki, Rumania, dan Bulgaria semuanya berada di Laut Hitam, tetapi kapal perang dari Amerika Serikat (AS), Inggris, dan sekutu NATO lainnya juga semakin sering berkunjung ke sana untuk menunjukkan dukungan bagi Ukraina.
Baca juga: Kapal Induk Terbaru Inggris Perangi ISIS, Rusia Terpancing Adu Kuat
Berbicara tepat sebelum insiden itu, Jenderal Valery Gerasimov, kepala Staf Umum angkatan bersenjata Rusia, dengan tajam mengkritik pengerahan kapal perang NATO di dekat perairan Rusia.
“Langkah kapal perang AS dan sekutunya jelas-jelas provokatif,” kata Gerasimov pada konferensi keamanan internasional di Moskow yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
“Ini menciptakan prasyarat untuk insiden dan tidak membantu meredakan ketegangan di bidang militer,” tegasnya.
Lihat Juga :