Mata-mata Top China Dilaporkan Membelot ke AS, Ungkap Rahasia COVID-19

Senin, 21 Juni 2021 - 09:02 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Tes Kejut, AS Ledakkan Bahan Peledak di Dekat Kapal Induk Tercanggih

Dong Jingwei menjabat sebagai Kepala Kontra Intelijen Kementerian Keamanan Negara China, atau dikenal sebagai Guoanbu.

Data rahasia intelijen yang dimilikinya dilaporkan mencakup studi patogen awal virus, model prediksi penyebaran dan kerusakan akibat COVID-19 di dunia, serta catatan keuangan yang merinci organisasi dan pemerintah mana yang mendanai penelitian tersebut.

Dia kemungkinan juga memiliki informasi tentang nama mata-mata China yang bekerja di AS, dan bagaimana pemerintah China memperoleh akses ke sistem komunikasi CIA.

Mantan pejabat kementerian luar negeri China Dr Han Lianchao, yang membelot setelah pembantaian Lapangan Tiananmen pada tahun 1989, menulis dalam sebuah tweet minggu ini bahwa jika benar, pembelotan Dong Jingwei "benar-benar sebuah bom besar".

Dia juga dilaporkan membagikan foto Dong Jingwei, mengeklaim bahwa dia terakhir terlihat di depan umum pada September 2020. Foto tersebut telah dihapus dari mesin pencari China Baidu.

Dengan meningkatnya ketegangan antara AS dan China, beberapa rumor palsu baru-baru ini muncul tentang pembelot, termasuk klaim palsu ilmuwan COVID-19, Shi Zhengli, telah bertukar pihak.

Juga menambah intrik adalah laporan dari China bahwa Dong Jingwei menjadi tuan rumah pertemuan keamanan nasional pada 18 Juni yang bertujuan untuk menangkap "mata-mata dan pengkhianat". Namun, foto meyakinkan dirinya pada pertemuan tersebut belum muncul, memicu keraguan bahwa dia pernah menghadiri acara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Berita Terkini
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved