Gelombang Panas 'Apokaliptik' Menghanguskan Barat Daya AS

Sabtu, 19 Juni 2021 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Sebuah punggungan bertekanan tinggi, atau kubah, di atas Barat Daya telah disalahkan atas gelombang panas.

"Setiap tahun panas di Barat Daya," kata ahli meteorologi Layanan Cuaca Nasional Bob Oravec dari Pusat Prediksi Cuaca di College Park, Maryland. “Tampaknya lebih layak diberitakan ketika Anda memiliki suhu 115 [derajat Fahrenheit] atau lebih dari hari ke hari. Ini cukup panas.”

Sistem tenaga listrik di Texas dan California sejauh ini bertahan dari tekanan, tetapi operator mengatakan bahwa jika penduduk tidak menghemat listrik di sore hari, pemadaman bergilir mungkin diperlukan untuk menjaga sistem tetap berjalan.

Menurut Dewan Keandalan Listrik Texas (ERCOT), di Texas, di mana suhu telah moderat, permintaan listrik mencapai rekor pada hari Senin.

Permintaan listrik California mencapai puncaknya pada hari Kamis pada 41.364 megawatt dan diperkirakan akan melampaui tingkat itu kemarin. Demikian disampaikan Operator Sistem Independen California, yang mengoperasikan jaringan di sebagian besar negara bagian. Satu megawatt dapat memberi daya pada sekitar 200 rumah di hari yang panas.

Gelombang panas meluas ke Midwest, mendorong layanan cuaca untuk mengeluarkan peringatan untuk Kansas, Missouri dan Illinois, sebelum angin dingin yang kuat membawa bantuan pada akhir akhir pekan. Suhu di St. Louis dan Kansas City, Missouri, diperkirakan mencapai 100 derajat Fahrenheit kemarin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved