Ribuan Senjata Militer Hilang dan Dipakai Buat Kejahatan, Jenderal AS Santai

Jum'at, 18 Juni 2021 - 22:38 WIB
loading...
A A A
Sementara dia mengakui Pentagon tidak dapat menjelaskan beberapa dari 3 juta senjata kecil di bawah kendalinya, dia mengatakan kasus-kasus seperti itu diselidiki dengan cermat. Ia pun berjanji untuk memberikan jawaban tegas kepada anggota parlemen tentang jumlah pasti senjata yang hilang setelah berkoordinasi dengan setiap cabang militer.

Milley tidak merujuk secara spesifik dalam laporan AP, yang mengikuti penyelidikan selama bertahun-tahun dan mengutip catatan internal dari Angkatan Darat, Korps Marinir, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Outlet tersebut menemukan bahwa sementara senjata telah menghilang di bawah setiap cabang, sekitar 1.300 hilang dari Angkatan Darat saja, sejauh ini paling banyak dari layanan apa pun.

Dalam laporannya, AP menemukan bahwa setidaknya lima senjata curian kemudian terlibat dalam kejahatan kekerasan, termasuk beberapa pistol M9 yang digunakan dalam penembakan sipil.

Ditanya tentang temuan tersebut selama sidang Senat awal pekan ini, Sekretaris Angkatan Darat Christine Wormuth juga meremehkan laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa dia akan menyelidiki masalah ini tetapi hanya memperkirakan “sejumlah kecil” senjata yang hilang.

Baca juga: Kapal Perang Iran Lintasi Atlantik, Kepala Pentagon Sangat Prihatin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Senjata AS Dipakai Israel...
Senjata AS Dipakai Israel untuk Membunuh Warga Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved