Prancis Kecam 'Perampasan Kekuasaan' Oleh Rusia di Republik Afrika Tengah

Jum'at, 18 Juni 2021 - 21:38 WIB
loading...
A A A
Salah satu negara termiskin di dunia, CAR telah sangat tidak stabil sejak memperoleh kemerdekaan dari Perancis pada tahun 1960.

Pada 2013, Prancis melancarkan operasi militer tiga tahun untuk menghentikan kekerasan sektarian setelah presiden saat itu, Francois Bozize, digulingkan oleh kelompok pemberontak yang mayoritas Muslim.

Hubungan CAR yang lebih dekat dengan Moskow dimulai pada 2018, ketika Rusia mengirim "instruktur" untuk membantu melatih angkatan bersenjatanya yang terkepung dan memasok senjata ringan, mendapatkan pembebasan dari embargo senjata PBB.

Desember lalu, di bawah perjanjian kerja sama bilateral, Kremlin mengirim beberapa ratus personel untuk menopang Touadera, yang terancam oleh serangan pemberontak.

Rusia juga memberikan perlindungan pribadi presiden dan penasihat keamanan nasionalnya yang kuat, Valery Zakharov, adalah orang Rusia.

Baca juga: Mesir Tegakkan Hukuman Mati untuk 12 Anggota Ikhwanul Muslimin

Pada tanggal 30 Mei, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Prancis Journal du Dimanche, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pembicaraan anti-Prancis telah memberikan legitimasi kepada tentara bayaran Rusia pemangsa di puncak negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Hinaan Rasis terhadap...
Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay
Rekomendasi
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
Martin Wiguna Hadirkan...
Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone yang Berujung Penyesalan di Gila Karena Cinta
Pimpinan DPR Sangkal...
Pimpinan DPR Sangkal Beri Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved