Beri 1 Juta Vaksin Akan Kedaluwarsa, Israel Minta Imbalan Jatah Vaksin Palestina
Jum'at, 18 Juni 2021 - 19:02 WIB
loading...
Israel akan memberikan Palestina 1 juta vaksin COVID-19 yang akan kedaluwarsa dalam perjanjian imbal balik. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TEL AVIV - Israel mengatakan mereka akan memberikan sekitar 1 juta dosis vaksin virus Corona baru yang akan segera kedaluwarsa ke Otoritas Palestina . Untuk itu, Israel meminta imbalan jumlah dosis yang sama yang diharapkan akan diterima oleh Palestina pada akhir tahun ini.
Perjanjian tersebut diumumkan oleh pemerintah baru Israel yang dilantik pada hari Minggu. Dikatakan Israel akan mentransfer vaksin Pfizer yang akan segera kedaluwarsa, dan Otoritas Palestina akan mentransfer jumlah vaksin yang sama ketika menerimanya dari perusahaan farmasi pada bulan September atau Oktober seperti dikutip dari France24, Jumat (18/6/2021).
Kesepakatan itu mengatakan Otoritas Palestina, yang memiliki otonomi terbatas di beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki, bertanggung jawab atas perawatan kesehatan tetapi kedua belah pihak harus bekerja sama untuk memerangi pandemi.
Sementara Jalur Gaza diperintah oleh kelompok militan Islam Hamas , yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Israel dan negara-negara Barat.
Baca juga: Inggris Tulis Wilayah Palestina yang Diduduki di Paspor, Bukannya Yerusalem
Perjanjian tersebut diumumkan oleh pemerintah baru Israel yang dilantik pada hari Minggu. Dikatakan Israel akan mentransfer vaksin Pfizer yang akan segera kedaluwarsa, dan Otoritas Palestina akan mentransfer jumlah vaksin yang sama ketika menerimanya dari perusahaan farmasi pada bulan September atau Oktober seperti dikutip dari France24, Jumat (18/6/2021).
Kesepakatan itu mengatakan Otoritas Palestina, yang memiliki otonomi terbatas di beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki, bertanggung jawab atas perawatan kesehatan tetapi kedua belah pihak harus bekerja sama untuk memerangi pandemi.
Sementara Jalur Gaza diperintah oleh kelompok militan Islam Hamas , yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Israel dan negara-negara Barat.
Baca juga: Inggris Tulis Wilayah Palestina yang Diduduki di Paspor, Bukannya Yerusalem
Lihat Juga :