Turki Deportasi Pria Jepang Pembunuh dan Pemakan Anak Kucing

Jum'at, 18 Juni 2021 - 00:01 WIB
loading...
Turki Deportasi Pria...
Warga berkerumun di tempat pelaku pembunuh dan pemakan anak kucing di Istanbul, Turki. Foto/hurriyetdailynews
A A A
ISTANBUL - Seorang warga negara Jepang yang diidentifikasi berinisial DM, akan dideportasi setelah polisi di Istanbul, Turki , mendenda dia karena membunuh dan memakan anak kucing.

Menurut laporan Daily Sabah, DM telah menjadi penduduk distrik kota Kucukcekmece selama sekitar tiga tahun.

“Penduduk setempat memperhatikan dia menyambar anak kucing saat mereka berkeliaran di jalanan,” ungkap laporan Daily Sabah.

Baca juga: Erdogan: Masalah AS-Turki Dapat Diselesaikan setelah Bertemu Biden

Warga yang melihatnya membawa lima anak kucing dalam ember ke rumahnya pekan lalu, segera melaporkan pada polisi.

Baca juga: Ditembak Kepalanya oleh Tentara Israel, Anak 16 Tahun Palestina Tewas

Polisi menahan DM ketika dia berada di bank dan setelah diinterogasi, dia mengaku mencekik dan memakan anak-anak kucing itu.

Baca juga: Israel Diserang Banyak Balon Pembakar setelah Membombardir Gaza

Dia didenda 10.375 lira (USD1.212) dan dipindahkan ke pusat penahanan yang bertanggung jawab untuk mendeportasi warga asing.

Istanbul dikenal memiliki banyak kucing dan warganya terkenal cinta kucing.

Kota itu menampung sebanyak 125.000 kucing liar yang dirawat pihak berwenang dan masyarakat.

Warga menceritakan bagaimana pelaku melakukan aksinya. “Anak kucing di lingkungan itu hilang baru-baru ini. Kami melihatnya mengambil anak kucing,” papar seorang penduduk setempat kepada Demiroren News Agency pada 15 Juni.

Dia diduga terlihat oleh penduduk setempat mengambil beberapa anak kucing pada pukul 5 pagi dalam salah satu aksinya.

Penduduk setempat menghentikan pria itu di pintu masuk rumahnya dengan anak-anak kucing dan memanggil polisi.

Setelah diselamatkan polisi dari amukan warga, pria itu mengakui bahwa dia "menculik anak-anak kucing dan memakannya."

“Kucing saya melahirkan anak kucing dua bulan lalu. Kami memberi mereka makan dengan baik. Suatu hari kami melihat mereka hilang. Kami masih tidak percaya apa yang telah terjadi,” tutur Yasin zturk, warga setempat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
Fakta Program Makan...
Fakta Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Balita dan Pelajar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved