Kasus Meningkat, UEA Desak Warganya Gunakan Masker dan Lakukan Vaksinasi
Rabu, 16 Juni 2021 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Badan itu mengatakan, UEA terus melakukan studi tentang efisiensi dan dampak vaksin Covid-19. Baca juga: UEA Bangun Pangkalan Udara 'Misterius' di Pulau Mayun Dekat Yaman
Hingga saat ini, katanya, Kementerian Kesehatan UEA, bersama dengan mitra akademik, telah melakukan lebih dari 400 studi medis ilmiah sebagai bagian dari upaya untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan tentang virus dan memerangi pandemi.
"Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mereka yang telah divaksinasi penuh adalah mereka yang telah menerima dosis booster kurang rentan terhadap infeksi, komplikasi, rawat inap dan kebutuhan akan ventilator dibandingkan dengan individu yang tidak divaksinasi," kata NCEMA.
“Kami merekomendasikan agar individu yang memenuhi syarat bergegas dan mendapatkan vaksin untuk melindungi diri mereka sendiri, keluarga mereka dan masyarakat, dan mendukung upaya nasional untuk mencapai kekebalan sosial dan mendapatkan fase pemulihan," tukasnya.
Hingga saat ini, katanya, Kementerian Kesehatan UEA, bersama dengan mitra akademik, telah melakukan lebih dari 400 studi medis ilmiah sebagai bagian dari upaya untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan tentang virus dan memerangi pandemi.
"Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mereka yang telah divaksinasi penuh adalah mereka yang telah menerima dosis booster kurang rentan terhadap infeksi, komplikasi, rawat inap dan kebutuhan akan ventilator dibandingkan dengan individu yang tidak divaksinasi," kata NCEMA.
“Kami merekomendasikan agar individu yang memenuhi syarat bergegas dan mendapatkan vaksin untuk melindungi diri mereka sendiri, keluarga mereka dan masyarakat, dan mendukung upaya nasional untuk mencapai kekebalan sosial dan mendapatkan fase pemulihan," tukasnya.
(ian)
Lihat Juga :