AS Akui Rudal Hipersonik Musuh Jadi Momok bagi Kapal Induknya

Selasa, 15 Juni 2021 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Tidak seperti ancaman rudal jelajah supersonik eksplosif, senjata hipersonik bergerak dengan kecepatan lebih tinggi dan dapat membuat perubahan tak terduga dalam penerbangan mereka menuju target.

Rusia telah menerjunkan Kinzhal–rudal balistik hipersonik yang dapat diluncurkan dari pesawat tempur MiG-31 dan Su-34.

"Moskow juga mengembangkan Zircon, rudal jelajah hipersonik yang diluncurkan dari kapal yang mampu melakukan perjalanan dengan kecepatan antara Mach 6 hingga Mach 8. Zircon dilaporkan mampu menyerang target darat dan laut," bunyi laporan Layanan Riset Kongres AS.

China juga telah menguji coba DF-17, rudal yang dikembangkan untuk membawa kendaraan luncur hipersonik buatannya sendiri. Dengan kendaraan luncur hipersonik itu, DF-17 mampu melakukan manuver ekstrem.

Hill mengatakan pendekatan MDA untuk pertahanan hipersonik regional pertama-tama akan fokus pada pertahanan di fase terminal. "Keunggulan informasi sangat penting untuk medan perang masa depan dan diperlukan untuk memungkinkan perencanaan dan pekerjaan yang cepat dalam lingkungan operasi bersama," katanya.

Angkatan Laut akan—untuk saat ini—melarang senjata hipersonik sebagai bagian dari kemampuan pertahanan rudal balistik di atas kapal perusak berpeluru kendali Aegis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved