Reaktor Nuklir China Bocor dan Mengeluarkan Gas, Picu Kekhawatiran
Selasa, 15 Juni 2021 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Tidak jelas persis di mana penumpukan gas telah terjadi, membuat para ahli menggaruk-garuk kepala tentang seberapa parah masalahnya.
“Jelas ada beberapa gas yang bocor dari batang bahan bakar, tetapi apakah bejana tekan yang berisi batang bahan bakar juga gagal?,” kata Henry Sokolski, direktur eksekutif Nonproliferation Policy Education Center yang berbasis di Washington, kepada Al Jazeera yang dilansir Selasa (15/6/2021).
“Dan jika Anda benar-benar tidak beruntung, apakah bangunan penahanan itu gagal? Karena ketika bangunan penahanan gagal, radioaktivitas dapat dilepaskan ke atmosfer dan itu tidak baik," ujarnya.
CNN, pada hari Senin, mengutip pejabat Amerika Serikat (AS) dan dokumen yang telah ditinjau, melaporkan bahwa pemerintah AS telah menghabiskan seminggu terakhir menilai laporan kebocoran di pembangkit listrik tenaga nuklir Taishan setelah anak perusahaan EDF Framatome memperingatkan ancaman radiologi yang akan segera terjadi.
Baca juga: PM Israel Netanyahu Dilengserkan, Begini Reaksi Dunia
Para pejabat AS, lanjut laporan CNN, saat ini tidak percaya situasi itu menimbulkan ancaman keamanan yang parah.
“Jelas ada beberapa gas yang bocor dari batang bahan bakar, tetapi apakah bejana tekan yang berisi batang bahan bakar juga gagal?,” kata Henry Sokolski, direktur eksekutif Nonproliferation Policy Education Center yang berbasis di Washington, kepada Al Jazeera yang dilansir Selasa (15/6/2021).
“Dan jika Anda benar-benar tidak beruntung, apakah bangunan penahanan itu gagal? Karena ketika bangunan penahanan gagal, radioaktivitas dapat dilepaskan ke atmosfer dan itu tidak baik," ujarnya.
CNN, pada hari Senin, mengutip pejabat Amerika Serikat (AS) dan dokumen yang telah ditinjau, melaporkan bahwa pemerintah AS telah menghabiskan seminggu terakhir menilai laporan kebocoran di pembangkit listrik tenaga nuklir Taishan setelah anak perusahaan EDF Framatome memperingatkan ancaman radiologi yang akan segera terjadi.
Baca juga: PM Israel Netanyahu Dilengserkan, Begini Reaksi Dunia
Para pejabat AS, lanjut laporan CNN, saat ini tidak percaya situasi itu menimbulkan ancaman keamanan yang parah.
Lihat Juga :