Kapal Perang Iran Berlayar ke Atlantik, Media AS kepada Gedung Putih: Jangan Sentuh!

Sabtu, 12 Juni 2021 - 04:37 WIB
loading...
Kapal Perang Iran Berlayar...
Kapal perang Iran berlayar ke Atlantik. Diduga menuju Caracas, Venezuel. Foto/Politico
A A A
WASHINGTON - Media Amerika Serikat (AS), Foreign Policy, dalam analisisnya menyatakan meskipun ada sanksi untuk melarang perdagangan senjata dengan Venezuela , AS tidak memiliki hak hukum untuk "menyentuh" atau bertindak dengan cara lain terhadap dua kapal perang Iran yang dilaporkan menuju Caracas. FP menekankan bahwa, di bawah hukum internasional yang ada dan diakui oleh AS, Washington tidak memiliki pilihan hukum untuk melakukan apa pun terhadap kapal-kapal Iran, yang menurut laporan Politico, mungkin membawa senjata ke Venezuela.

Media itu mencatat bahwa AS hanya akan dapat bertindak jika kapal-kapal ini menimbulkan bahaya langsung bagi negara tersebut, karena kapal-kapal ini memiliki kekebalan kedaulatan. Mereka bahkan dapat berlayar ke perairan Amerika jika niat mereka tidak bersalah, meskipun Washington dapat dengan mudah memerintahkan mereka untuk pergi dan bertindak jika Iran tidak mau mendengarkan.

“Selama kapal perang itu melakukan lintas damai, tidak mengancam negara pantai, negara pantai paling banyak dapat memerintahkan kapal perang untuk meninggalkan laut teritorial. Larangan atau penangkapan tidak mungkin dilakukan kecuali kapal perang itu mengancam negara pantai, di mana pembelaan diri akan diizinkan," tulis FP dalam analisisnya seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Iran Kirim Kapal Perang ke Atlantik, Tujuan Masih Misterius

FP menambahkan bahwa fakta Washington memberlakukan sanksi ekstrateritorial terhadap Caracas tidak mengubah status hukum dua kapal perang Iran, yang baru-baru ini memasuki Samudra Atlantik, kecuali jika mereka membawa senjata pemusnah massal atau termasuk dalam salah satu kategori luar biasa lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved