Pakai Satelit Canggih Rusia, Iran Bisa Mata-matai Militer Israel
Jum'at, 11 Juni 2021 - 13:52 WIB
loading...
Komponen satelit Kanopus-V Rusia. Foto/Roscosmos
A
A
A
TEL AVIV - Iran akan menerima satelit Kanopus-V buatan Rusia dengan kamera beresolusi tinggi 1,2 meter. Amerika Serikat (AS) menyuarakan kekhawatiran karena satelit itu bisa memudahkan Iran untuk mematai-matai militer Israel dan pasukan Amerika yang ditempatkan di Irak.
Kepala desainer Russian BARL Corporation mengatakan perangkat canggih satelit Kanopus-V akan diluncurkan musim panas ini untuk Iran.
Baca juga: Kapal Perang Iran Lintasi Atlantik, Kepala Pentagon Sangat Prihatin
Washington Post, yang mengutip para pejabat Amerika, melaporkan bahwa sebagaimana diatur dalam perjanjian, satelit itu akan diluncurkan untuk digunakan oleh Iran, yang akan memberi Teheran kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melacak target militer di kawasan Timur Tengah.
Laporan itulah yang memicu para pejabat administrasi Joe Biden dan sekutu AS di Timur Tengah khawatir. Mereka yang menyuarakan kekhawatiran antara lain pejabat pemerintah AS saat ini dan mantan pejabat, serta anggota senior pemerintah negara Timur Tengah yang tidak disebutkan namanya.
Mengutip laporan Washington Post, Jumat (11/6/2021), satelit itu akan sangat meningkatkan kemampuan pengawasan Iran dengan memungkinkan pemantauan terus menerus terhadap instalasi mulai dari kilang minyak Teluk Persia, stasiun militer Israel hingga barak Irak yang menampung pasukan Amerika.
Kepala desainer Russian BARL Corporation mengatakan perangkat canggih satelit Kanopus-V akan diluncurkan musim panas ini untuk Iran.
Baca juga: Kapal Perang Iran Lintasi Atlantik, Kepala Pentagon Sangat Prihatin
Washington Post, yang mengutip para pejabat Amerika, melaporkan bahwa sebagaimana diatur dalam perjanjian, satelit itu akan diluncurkan untuk digunakan oleh Iran, yang akan memberi Teheran kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melacak target militer di kawasan Timur Tengah.
Laporan itulah yang memicu para pejabat administrasi Joe Biden dan sekutu AS di Timur Tengah khawatir. Mereka yang menyuarakan kekhawatiran antara lain pejabat pemerintah AS saat ini dan mantan pejabat, serta anggota senior pemerintah negara Timur Tengah yang tidak disebutkan namanya.
Mengutip laporan Washington Post, Jumat (11/6/2021), satelit itu akan sangat meningkatkan kemampuan pengawasan Iran dengan memungkinkan pemantauan terus menerus terhadap instalasi mulai dari kilang minyak Teluk Persia, stasiun militer Israel hingga barak Irak yang menampung pasukan Amerika.
Lihat Juga :