Sudah Memakan 83 Manusia, Buaya Peneror Uganda Dinamai Osama
Kamis, 10 Juni 2021 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pria lain menyaksikan dan selamat dari serangan reptil yang menakutkan, tetapi saudaranya tidak seberuntung itu.
Korban selamat, Paul Kyewalyanga, kepada Sydney Morning Herald, mengungkapkan ganasnya buaya itu. Dia mengatakan suatu hari sedang mendayung di bagian belakang perahunya saat saudaranya, Peter, memancing di bagian depan. Tiba-tiba buaya Osama melompat masuk dan menyambar saudaranya tersebut.
"Osama baru saja muncul dari air secara vertikal dan menjatuhkan diri ke dalam perahu," katanya. Baca juga: Bacco wine Culture Australian Beef Lebih Lembut danJuicy
“Bagian belakang kapal tempat saya duduk terendam," ujarnya, yang dilansir Kamis (10/6/2021).
Dia mencoba mencari bantuan, tetapi buaya itu telah mengunci kaki Peter dengan rahangnya yang besar dan mulai menariknya, mencoba memasukkannya ke dalam air.
"Peter mencengkeram bagian [tubuh buaya] sambil berteriak. Mereka berkelahi selama sekitar lima menit sampai saya mendengar suara robekan," kata Paul.
"Peter berteriak, 'Dia mematahkan kakiku'. Kemudian dia melepaskannya dan diseret ke danau. Beberapa hari kemudian kami menemukan kepala dan lengannya.”
Korban selamat, Paul Kyewalyanga, kepada Sydney Morning Herald, mengungkapkan ganasnya buaya itu. Dia mengatakan suatu hari sedang mendayung di bagian belakang perahunya saat saudaranya, Peter, memancing di bagian depan. Tiba-tiba buaya Osama melompat masuk dan menyambar saudaranya tersebut.
"Osama baru saja muncul dari air secara vertikal dan menjatuhkan diri ke dalam perahu," katanya. Baca juga: Bacco wine Culture Australian Beef Lebih Lembut danJuicy
“Bagian belakang kapal tempat saya duduk terendam," ujarnya, yang dilansir Kamis (10/6/2021).
Dia mencoba mencari bantuan, tetapi buaya itu telah mengunci kaki Peter dengan rahangnya yang besar dan mulai menariknya, mencoba memasukkannya ke dalam air.
"Peter mencengkeram bagian [tubuh buaya] sambil berteriak. Mereka berkelahi selama sekitar lima menit sampai saya mendengar suara robekan," kata Paul.
"Peter berteriak, 'Dia mematahkan kakiku'. Kemudian dia melepaskannya dan diseret ke danau. Beberapa hari kemudian kami menemukan kepala dan lengannya.”
Lihat Juga :