Terbongkar, Orang-orang Super Kaya AS ‘Hampir’ Tak Bayar Pajak Penghasilan

Kamis, 10 Juni 2021 - 01:03 WIB
loading...
A A A
Dia ingin menaikkan tarif pajak tertinggi, menggandakan pajak atas apa yang diperoleh orang berpenghasilan tinggi dari investasi, dan mengubah pajak warisan.

Namun, analisis ProPublica menyimpulkan, "Sementara beberapa orang Amerika kaya, seperti manajer dana lindung nilai, akan membayar lebih banyak pajak di bawah proposal administrasi Biden saat ini, sebagian besar dari 25 teratas akan melihat sedikit perubahan."

Salah satu miliuner yang disebutkan, dermawan George Soros, juga diduga membayar pajak minim.

Kantornya belum menjawab permintaan komentar dari BBC, tetapi mengatakan dalam pernyataan kepada ProPublica bahwa Soros tidak berutang pajak beberapa tahun karena kerugian investasi.

Pernyataan itu juga menunjukkan bahwa dia telah lama mendukung pajak yang lebih tinggi pada orang-orang terkaya Amerika.

Menurut laporan di AS, Michael Bloomberg, mantan walikota New York yang rincian pajaknya termasuk di antara dokumen itu, mengatakan pengungkapan itu menimbulkan masalah privasi dan dia akan menggunakan "cara hukum" untuk mengungkap sumber kebocoran data.

ProPublica adalah situs web investigasi yang telah menulis beberapa artikel tentang bagaimana pemotongan anggaran di US Internal Revenue Service telah menghambat kemampuannya menegakkan aturan pajak pada perusahaan-perusahaan kaya dan besar.

Organisasi berita itu mengatakan telah menerima dokumen yang bocor sebagai tanggapan atas artikel-artikel ini.

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, "Pengungkapan tidak sah atas informasi rahasia pemerintah adalah ilegal.”

Juru bicara Departemen Keuangan Lily Adams mengatakan dalam pernyataan email kepada Reuters bahwa masalah tersebut telah dirujuk ke FBI, jaksa federal dan dua pengawas internal Departemen Keuangan, "yang semuanya memiliki otoritas independen untuk menyelidiki."

Komisaris Internal Revenue Service AS Charles Rettig mengatakan, "Saya tidak dapat berbicara apa pun sehubungan dengan pembayar pajak tertentu. Saya dapat mengonfirmasi bahwa ada penyelidikan, sehubungan dengan tuduhan bahwa sumber informasi dalam artikel itu berasal dari Internal Revenue Service."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Era Coretax Didorong...
Era Coretax Didorong Jadi Momentum Reformasi Pemotongan Pajak Penghasilan
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Warren Buffett Setop...
Warren Buffett Setop Donasi ke Gates Foundation usai Kasus Epstein Mencuat
Rekomendasi
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Berita Terkini
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved