Negara Timur Tengah Dilaporkan Deportasi Warga Uighur Atas Permintaan Beijing
Rabu, 09 Juni 2021 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Tiga tahun setelah penangkapannya, istri Talip, Amannisa Abdullah, mengatakan dia masih belum tahu atas tuduhan apa suaminya ditahan dan kemudian diekstradisi.
"Tidak aman di sini. Anda harus membawa anak laki-laki kita dan (pergi) ke Turki," kata Talip kepada istrinya, dalam kesaksiannya kepada CNN yang dinukil Al Araby, Rabu (9/6/2021).
"Jika bayi kita perempuan, beri nama Amina. Jika laki-laki, beri nama Abdullah," sambung Amannisa yang saat itu tengah mengandung.
Hasil investigasi kantor berita yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu juga mengumpulkan sekitar selusin kesaksian dari warga Uighur yang mengatakan mereka dideportasi dari tiga negara Arab, yaitu Mesir , UEA, dan Arab Saudi .
Baca juga: Pertemuan PBB Berlangsung Panas, China-Barat Bentrok Soal Muslim Uighur
"Tidak aman di sini. Anda harus membawa anak laki-laki kita dan (pergi) ke Turki," kata Talip kepada istrinya, dalam kesaksiannya kepada CNN yang dinukil Al Araby, Rabu (9/6/2021).
"Jika bayi kita perempuan, beri nama Amina. Jika laki-laki, beri nama Abdullah," sambung Amannisa yang saat itu tengah mengandung.
Hasil investigasi kantor berita yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu juga mengumpulkan sekitar selusin kesaksian dari warga Uighur yang mengatakan mereka dideportasi dari tiga negara Arab, yaitu Mesir , UEA, dan Arab Saudi .
Baca juga: Pertemuan PBB Berlangsung Panas, China-Barat Bentrok Soal Muslim Uighur
Lihat Juga :