Pangeran Harry dan Meghan Miliki Anak Kedua dengan Nama Lilibet Diana

Senin, 07 Juni 2021 - 05:40 WIB
loading...
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle. Foto/Paul Edwards/Pool via REUTERS/File Photo
A A A
CALIFORNIA - Meghan Markle , Duchess of Sussex Inggris, telah melahirkan anak keduanya, seorang gadis. Dia dan suaminya; Pangeran Harry , memberi nama Lilibet Diana, gabungan dari nama Ratu Elizabeth II dan mendiang Ibu Pangeran Harry; Putri Diana.

Lilibet "Lili" Diana Mountbatten-Windsor lahir pada hari Jumat di Rumah Sakit Santa Barbara Cottage di California, dengan kehadiran Harry. Anak pertama pasangan itu, Archie, lahir pada 2019.

Baca juga: Menteri Arab Saudi: Detail soal Haji 2021 Segera Diumumkan

Pilihan nama untuk anak kedua mereka merupakan penghormatan kepada ratu setelah tahun yang sulit bagi pasangan tersebut, dan keluarga kerajaan yang lebih luas. Lilibet adalah nama panggilan keluarga untuk ratu Inggris berusia 95 tahun.

Istana Buckingham mengatakan Ratu Elizabeth II, Ayah Pangeran Harry; Pangeran Charles dan saudara laki-laki dan istrinya, Pangeran William dan Kate, senang dengan berita itu. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bergabung dengan mereka dalam mengirimkan ucapan selamat

William dan Kate mengatakan melalui akun Twitter resmi mereka mengatakan: "Kami semua senang dengan kabar gembira tentang kedatangan bayi Lili. Selamat untuk Harry, Meghan dan Archie."

Meghan dan Harry mengumumkan kelahiran dengan sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Senin (7/6/2021).

"Pada 4 Juni, kami diberkati dengan kedatangan putri kami, Lili. Dia lebih dari yang pernah kami bayangkan, dan kami tetap bersyukur atas cinta dan doa yang kami rasakan dari seluruh dunia," kata pasangan tersebut.

"Terima kasih atas kebaikan dan dukungan Anda yang berkelanjutan selama waktu yang sangat istimewa ini untuk keluarga kami."

Harry dan Meghan mengatakan nama tengah Lilibet dipilih untuk menghormati neneknya, Putri Diana, yang meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 1997.

Menurut juru bicara pasangan itu, baik Ibu maupun bayinya—yang berada di urutan kedelapan pewaris takhta—baik-baik saja dan sudah kembali ke rumah.

Sifat dari pengumuman itu, hampir dua hari setelah kelahiran, mencerminkan kehidupan baru yang telah dipilih pasangan itu di Amerika Serikat.

Ketika istri William; Kate, melahirkan tiga anaknya dalam beberapa tahun terakhir, dia muncul setiap kali bersama suaminya dari rumah sakit London hanya beberapa jam kemudian untuk difoto oleh media dunia yang berkemah di jalan.

Kelahiran Lilibet terjadi hampir satu setengah tahun setelah Harry dan Meghan mengumumkan bahwa mereka bermaksud untuk mundur dari peran kerajaan mereka, menjerumuskan keluarga kerajaan ke dalam krisis.

Situasi memburuk tajam pada bulan Maret tahun ini ketika mereka memberikan wawancara eksplosif kepada pembawa acara obrolan AS, Oprah Winfrey, menuduh seorang bangsawan yang tidak disebutkan namanya membuat pernyataan rasis dan mengatakan permintaan bantuan Meghan ketika dia merasa ingin bunuh diri diabaikan.

Meghan, 39, yang Ibunya berkulit hitam dan ayahnya berkulit putih, mengatakan bahwa dia naif sebelum menikah dengan keluarga kerajaan.

Harry, 36, dan Meghan tinggal di sebuah mansion terpencil senilai USD14 juta di kawasan selebritas Montecito, sekitar 130 km sebelah utara Los Angeles, yang juga merupakan rumah bagi Winfrey, komedian Ellen DeGeneres, dan selebritas lainnya.

Penampilan publik besar terakhir Harry adalah di konser VAX Live di Los Angeles pada 2 Mei. Meghan muncul melalui video di konser tersebut, yang bertujuan untuk meningkatkan vaksinasi di seluruh dunia terhadap virus corona.

Meghan mengungkapkan dalam esai November 2020 bahwa dia mengalami keguguran pada Juli 2020.

Setelah wawancara dengan Winfrey, Harry membuat kritik publik lebih lanjut tentang masa kecilnya, menciptakan masalah hubungan masyarakat lain untuk keluarga kerajaan yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles yang berusia 72 tahun.

Baru bulan lalu Harry berbicara tentang trauma kehilangan Ibunya dan bagaimana itu diperparah ketika dia harus berjalan sebagai anak berusia 12 tahun di belakang peti matinya di iring-iringan pemakaman di bawah sorotan media dunia.

Sang Ratu, yang kehilangan suaminya Pangeran Philip pada April setelah 73 tahun menikah, mengatakan dia sedih mengetahui pengalaman Harry dan Meghan.

Pasangan itu mengatakan mereka akan mengambil cuti orangtua dari lembaga amal Archewell mereka dan telah meminta orang-orang yang ingin mengirim hadiah untuk mendukung atau belajar tentang badan amal yang melakukan pekerjaan untuk perempuan dan anak perempuan. Demikian pengumuman dari situs web Archewell.

Nama bayi Lilibet Diana juga menggemakan nama yang diberikan kepada putri Pangeran William yang bernama Charlotte Elizabeth Diana.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved