Analis: Warga Afghanistan, sebagai Korban Perang AS akan Tetap Menderita Setelah Penarikan Pasukan
Senin, 07 Juni 2021 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
"Fase pertama perang berakhir dengan penarikan pasukan dan fase perang berikutnya akan lebih berbahaya dan Afghanistan tidak akan merangkul perdamaian dalam waktu dekat," ucapnya, seperti dilansir Xinhua.
Baca: Dinilai Masih Jadi 'Sarang' Teroris, AS Tetap Tangguhkan Bantuan Keamanan pada Pakistan
Dirinya mengaku meragukan pernyataan Presiden AS, Joe Biden bahwa Washington telah mencapai tujuannya, yaitu menghukum Osama dan menghancurkan jaringan al-Qaeda. Di mana, menurutnya, tidak perlu perang yang mahal dan melancarkan invasi militer di negara miskin seperti Afghanistan.
"Membunuh Osama dan menghancurkan kelompok teror adalah tujuan kecil yang tidak pernah mengharuskan melancarkan perang yang mahal dan terpanjang dalam sejarah AS. Tujuan AS seharusnya lebih besar daripada yang dinyatakan oleh Washington," ujarnya.
"Pertempuran terus berlanjut dan al-Qaeda serta kelompok yang berpikiran sama aktif di Afghanistan dan perang brutal merenggut nyawa warga Afghanistan setiap hari," sambungnya.
Baca: Dinilai Masih Jadi 'Sarang' Teroris, AS Tetap Tangguhkan Bantuan Keamanan pada Pakistan
Dirinya mengaku meragukan pernyataan Presiden AS, Joe Biden bahwa Washington telah mencapai tujuannya, yaitu menghukum Osama dan menghancurkan jaringan al-Qaeda. Di mana, menurutnya, tidak perlu perang yang mahal dan melancarkan invasi militer di negara miskin seperti Afghanistan.
"Membunuh Osama dan menghancurkan kelompok teror adalah tujuan kecil yang tidak pernah mengharuskan melancarkan perang yang mahal dan terpanjang dalam sejarah AS. Tujuan AS seharusnya lebih besar daripada yang dinyatakan oleh Washington," ujarnya.
"Pertempuran terus berlanjut dan al-Qaeda serta kelompok yang berpikiran sama aktif di Afghanistan dan perang brutal merenggut nyawa warga Afghanistan setiap hari," sambungnya.
Lihat Juga :