Pangkalan Udara Incirlik: Pijakan Perang Dingin AS

Senin, 07 Juni 2021 - 03:00 WIB
loading...
Pangkalan Udara Incirlik:...
Ilustrasi
A A A
ANKARA - Turki secara resmi bergabung dengan NATO pada Februari 1952, selama Perang Dingin berlangsung. Pembangunan pangkalan Incirlik, yang terletak sekitar 300 kilometer tenggara Ankara, dimulai pada musim semi tahun 1951.

Pada bulan Desember 1954, Staf Umum Turki dan Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menandatangani perjanjian penggunaan bersama untuk pangkalan baru tersebut. Awalnya, Amerika berencana menggunakan pijakan sebagai tempat pementasan darurat dan situs pemulihan untuk pembom menengah, dan berat.

Baca: Demo Terjadi di Turki, Minta Usir Pasukan AS dari Pangkalan Incirlik

Incirlik digunakan dalam sejumlah besar operasi, baik selama Perang Dingin maupun setelahnya. Pada awal 1960-an, pesawat pengintai U-2 milik AS dikerahkan di sana, yang memicu ketegangan antara Turki dan Uni Soviet, kenang komentator politik itu.

Menurut situs web resmi pangkalan, banyak jenis pesawat termasuk F-4 Phantom, F-15 Eagles, F-16 Falcons, F-111 Aardvarks dan A-10 Thunderbolt dikerahkan ke Pangkalan Udara Incirlik sepanjang tahun 1970-an dan 1980-an, kecuali selama Krisis Siprus.

Pada Maret 1980, Washington dan Ankara meningkatkan kerja sama militer dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pertahanan dan Ekonomi (DECA) yang baru.

Baca: Jelang Pertemuannya dengan Biden, Erdogan Lancarkan Psywar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Berita Terkini
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved