Keruntuhan 'Final' Israel Telah Diprediksi Einstein dalam Suratnya

Jum'at, 04 Juni 2021 - 17:57 WIB
loading...
Keruntuhan Final Israel...
Surat Albert Einstein yang memprediksi keruntuhan Israel. Foto/memo
A A A
TEL AVIV - Tidak perlu jadi seorang jenius untuk melihat proyek Zionis yang disebut Israel akan hancur berantakan. Namun, ada seorang jenius yang meramalkan kematian Israel saat dia diminta membantu mengumpulkan dana untuk sel-sel teror Zionis.

“Sepuluh tahun sebelum negara itu mendeklarasikan kemerdekaannya pada 1948 di atas tanah yang dicuri dari rakyat Palestina, Albert Einstein menggambarkan pembentukan Israel yang diusulkan sebagai sesuatu yang bertentangan dengan sifat esensial Yudaisme," papar Yvonne Ridley dalam artikel di Middle East Monitor.

Keruntuhan 'Final' Israel Telah Diprediksi Einstein dalam Suratnya


Setelah melarikan diri dari Hitler di Jerman dan akhirnya menjadi warga negara Amerika Serikat (AS), Einstein tidak membutuhkan pelajaran tentang seperti apa fasisme itu.

Baca juga: Palestina: Netanyahu Mungkin Digulingkan, tapi Penerusnya Haus Darah dan Lebih Radikal

Salah satu fisikawan terbesar dalam sejarah, dan didukung beberapa intelektual Yahudi terkenal lainnya, Einstein melihat kekurangan dan garis patahan itu pada 1946 ketika dia berbicara kepada Komite Penyelidikan Anglo-Amerika tentang masalah Palestina.

Baca juga: Sosok Isaac Herzog, Presiden Baru Israel Cucu Eks Rabi Yahudi Palestina

Dia tidak mengerti mengapa Israel dibutuhkan. "Saya percaya itu buruk," ungkap Einstein saat itu.

Baca juga: Miko Peled, Putra Jenderal Pendiri Israel yang Dianggap Pro-Palestina

Dua tahun kemudian, pada 1948, dia dan sejumlah akademisi Yahudi mengirim surat ke New York Times untuk memprotes kunjungan Menachem Begin ke Amerika Serikat.

Dalam surat yang terdokumentasi dengan baik, mereka mengecam Partai Herut (Kebebasan) pimpinan Begin. “Partai politik yang sangat mirip dalam organisasi, metode, filosofi politik, dan daya tarik sosialnya kepada partai Nazi dan Fasis," ujar Einstein dan para akademisi Yahudi.

Herut adalah partai nasionalis sayap kanan yang kemudian menjadi Partai Likud yang dipimpin Benjamin Netanyahu sekarang.

“Sebagai pemimpin kelompok teroris Zionis Irgun, yang memisahkan diri dari organisasi paramiliter Yahudi yang lebih besar, Haganah, Begin diburu karena kegiatan teroris melawan otoritas Mandat Inggris,” papar Ridley.

Bahkan ketika Begin menjadi perdana menteri Israel (1997-1983), dia tidak pernah berani mengunjungi Inggris, di mana dia masih dalam daftar orang yang paling diburu.

Kekerasan menjelang kelahiran Israel yang secara khusus membuat Einstein muak, dan tidak diragukan lagi ini yang paling utama dalam pikirannya ketika dia menolak tawaran menjadi presiden Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved