Media China Klaim Barat Cemas dengan Kekuatan PKC

Jum'at, 04 Juni 2021 - 13:31 WIB
loading...
Media China Klaim Barat...
Media China klaim Barat cemas dengan kekuatan PKC bertepatan dengan peringatan Tragedi Tiananmen. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Tepat pada peringatan 31 tahun aksi protes pro demokrasi di Lapangan Tiananmen, surat kabar yang dikelola pemerintah China menerbitkan editorial yang memuji kuatnya generasi kepemimpinan di pucuk pimpinan Partai Komunis China (PKC).

Editorial, yang diterbitkan sebagai prolog untuk serangkaian cerita yang dibangun hingga peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China pada bulan Juli, tidak secara eksplisit mengidentifikasi aksi protes tahun 1989. Aksi protes itu berujung dengan pertumpahan darah setelah tank-tank militer China masuk ke Lapangan Tiananmen di Beijing, menewaskan ribuan orang.

Sebaliknya, editor Global Times membuat referensi terselubung tentang dampak ideologi Barat pada akhir 1980-an dalam daftar panjang tantangan yang dihadapi Partai Komunis China. Daftar tersebut menceritakan peristiwa-peristiwa tertentu, mulai dari Perang Saudara China pada awal abad ke-20 hingga Revolusi Kebudayaan tahun 1960-an dan 1970-an.

“Hari ini, para ahli dan cendekiawan berusaha mencari tahu apa kunci Partai untuk mengatasi tantangan tersebut melalui pengambilan keputusan yang bijaksana dan koreksi diri, untuk mencegah keruntuhan dan kegagalan seperti partai komunis lainnya di beberapa negara bekas sosialis, dan membuat China negara yang kuat, sukses, dan percaya diri yang membuat Barat, yang dulunya memiliki keyakinan dan supremasi yang tak tergoyahkan, semakin cemas," tulis Global Times seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (4/6/2021).

Dalam editorialnya, Global Times mengatakan bahwa para ahli sejarah Partai dan politik Tiongkok menyimpulkan bahwa Partai Komunis China selalu dapat mengatasi krisis tersebut dan menemukan arah jalan yang benar (karena) selalu dapat menemukan kepemimpinan intinya yang tepat dan kuat untuk memastikan kemenangan melawan musuh dan mewujudkan koreksi diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved