Peneliti Australia Uji Coba Alat 'Pendeteksi Wajah Koala

Kamis, 03 Juni 2021 - 19:17 WIB
loading...
Peneliti Australia Uji...
Peneliti Australia meluncurkan studi pengenalan wajah koala, untuk memantau perilaku binatang itu dengan lebih baik dan pada akhirnya membantu konservasi. Foto/Ist
A A A
CANBERRA - Peneliti Australia meluncurkan studi "pengenalan wajah" koala. Studi ini bertujuan untuk memantau perilaku binatang marsupial itu dengan lebih baik dan pada akhirnya membantu konservasi mereka.

Tim dari Griffith University mencoba menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengenali individumamalia berbulu itu ketika mereka menggunakan penyeberangan jalan satwa liar di negara bagian Queensland.

Jalur dan jembatan bawah tanah dipasang di jalan yang sibuk di dekat habitat koala untuk menawarkan rute yang lebih aman, sehingga mereka tidak tertabrik mobil atau kendaraan lainnya yang melintas.

Jun Zhou, yang memimpin studi percontohan, mengatakan diharapkan AI akan mengakhiri kebutuhan pemeriksaan kamera manual untuk menentukan spesies mana yang menggunakan penyeberangan.

“Sekarang, dengan kecerdasan buatan yang berkembang sangat cepat selama 10 tahun terakhir, teknologinya cukup kuat untuk membantu mengenali tidak hanya koala secara umum, tetapi koala individu mana yang menggunakan penyeberangan,” katanya, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (3/6/2021).

Para peneliti sebelumnya juga menggunakan tag identifikasi dan GPS untuk melacak koala. Baca juga: Festival Indonesia Pertama di Scotts Head Australia Mempesona Warga Lokal

Griffith University mengatakan tim akan bekerja dengan kelompok konservasi untuk melatih AI untuk dapat membedakan antara setiap koala berdasarkan penampilan dan gerakan mereka.

Mereka berharap data tersebut akan menawarkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana koala menggunakan penyeberangan satwa liar dan jika penyeberangan dapat ditempatkan lebih baik untuk melindungi hewan dari cedera oleh mobil.

Proyek yang didanai pemerintah ini akan dimulai di 20 lokasi kamera di dekat Brisbane pada bulan Juli.Baca juga: Covid-19 di Indonesia dalam Kondisi Community Transmission, Ini Penjelasannya

Koala sendiri seperti diketahui hidup di sepanjang pantai timur Australia. Koala dianggap rentan terhadap kepunahan dan menghadapi sejumlah ancaman termasuk hilangnya habitat akibat penebangan, pembangunan dan kebakaran hutan yang menghancurkan sebagian besar hutan pada 2019-2020.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved