Bertemu Putin, Biden Angkat Masalah Serangan Siber

Kamis, 03 Juni 2021 - 09:45 WIB
loading...
A A A
Komentar itu muncul setelah serangan ransomware minggu ini terhadap JBS, pengepakan daging terbesar di dunia, yang memaksa mereka melakukan penutupan sementara sembilan pabrik daging sapi. Ada juga serangan peretasan serupa bulan lalu terhadap Colonial Pipeline, yang menyebabkan kekurangan bahan bakar di AS Tenggara.

Diskusi tentang menghukum pemerintah Rusia atas dua serangan siber baru-baru ini muncul setelah pemerintahan Biden memberlakukan sanksi baru terhadap Moskow pada April, sebagian karena peretasan SolarWinds tahun lalu, yang menembus sistem pemerintah dan sektor swasta AS. Moskow membantah bertanggung jawab atas serangan itu dan mengatakan tuduhan AS tidak berdasar.

Mengenai peretasan JBS, Psaki menolak untuk membahas secara spesifik permintaan tebusan atau asalnya. Dia mengatakan Biden percaya Putin dan pemerintah Rusia memiliki peran untuk dimainkan dalam menghentikan dan mencegah serangan ini.

Baca juga: Swiss akan Tutup Wilayah Udara Saat Pertemuan Putin-Biden

Ditanya apakah Putin mungkin menguji Biden melalui insiden peretasan, Psaki menjawab: “Pandangan kami adalah bahwa ketika ada entitas kriminal di suatu negara, mereka pasti memiliki tanggung jawab. Ini adalah peran yang bisa dimainkan oleh pemerintah.”

Psaki tampak kesal ketika ditanya mengapa serangan ransomware meningkat sejak Biden menjabat pada Januari, dengan mengatakan bahwa dia bukan orang yang tepat untuk ditanyai.

“Saya pikir Anda pasti bisa melacak penjahat dunia maya di Rusia dan mengobrol dengan mereka,” cetusnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved