Pangeran Pahlavi: Akhir dari Rezim Iran Hanya Masalah Waktu

Selasa, 01 Juni 2021 - 08:31 WIB
loading...
A A A
Pahlavi mengatakan pencabutan sanksi terhadap Teheran akan menguatkan Republik Islam Iran dan memungkinkannya untuk melanjutkan keadaan konstannya yang menciptakan ketidakstabilan di wilayah tersebut.

“Saya pikir satu-satunya cara untuk mendapatkan lebih banyak hasil bukanlah dengan merelaksasi tekanan tetapi dengan memberikan lebih banyak tekanan,” katanya.

"Menerapkan lebih banyak tekanan pada Republik Islam [Iran] bermanfaat bagi rakyat Iran yang membayar harga setiap kali rezim mendapat napas kedua," kata Pahlavi.

Baca juga: Batalion Sepik Siap Perang dengan Indonesia, Ini Respons Resmi PNG

Pahlavi mengatakan dia tidak mengharapkan rakyat Iran untuk menerima keuntungan ekonomi yang akan diperoleh rezim jika pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung di Wina mengakibatkan Teheran mendapatkan keringanan sanksi.

"Kami telah melihat itu terjadi sekali selama pemerintahan Obama, di mana sejumlah besar uang dikeluarkan untuk rezim dan tidak ada yang dihabiskan untuk rakyat Iran," katanya.

Iran dan kekuatan dunia telah terlibat dalam pembicaraan di Wina sejak April yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir. Mantan Presiden AS Donald Trump membatalkan kesepakatan itu pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi ekonomi yang melumpuhkan terhadap Iran.

Ditanya tentang dukungan Iran untuk milisi regional, Pahlavi mengatakan bahwa kepentingan rakyat Iran dan penguasa mereka sama sekali berbeda.

“Rezim berkepentingan untuk terus mengobarkan ketidakstabilan karena kelangsungan hidupnya bergantung pada itu. Di sisi lain, kepentingan nasional kita pertama-tama bergantung pada stabilitas dan perdamaian, dan hubungan yang ramah dengan tetangga kita, bukannya terus-menerus mencampuri urusan dalam negeri mereka dengan berbagai cara campur tangan," paparnya.

Mengomentari wawancara baru-baru ini di mana Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman mengatakan Arab Saudi menginginkan Iran yang makmur dan bercita-cita untuk memiliki hubungan yang baik dengan Teheran, Pahlavi berkata: "Saya pikir ini adalah pesan kepada rakyat Iran lebih dari sekadar pesan pesan untuk rezim. Jadi, saya pikir pesannya, jika memang seperti yang saya asumsikan, pasti akan diterima dengan baik oleh rakyat Iran.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Gus Yahya: Delegasi...
Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Nikita Mirzani Minta Jaksa yang Tangani Kasusnya Diusut
Viral! Lagu MBG Mas...
Viral! Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' Muncul di Film Cek Khodam, Ternyata Ini Ceritanya
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved