Malaysia Mulai Lockdown Total Hari Ini, Penyebaran COVID-19 Menggila
Selasa, 01 Juni 2021 - 06:39 WIB
loading...
A
A
A
Pengumuman itu muncul pada Minggu setelah Kantor Perdana Menteri mengumumkan pada hari Jumat bahwa Malaysia akan menjalani "penguncian total" dari 1 Juni hingga 14 Juni.
Jumlah COVID-19 Malaysia terus melonjak, dengan rekor 9.020 kasus baru dan 98 kematian pada Sabtu. Pada Minggu, ada 6.999 kasus baru. Sekarang ada lebih dari 560.000 kasus di seluruh negeri.
Putrajaya telah meyakinkan orang-orang bahwa akan ada persediaan makanan yang cukup untuk bertahan selama Fase 1 dari penguncian total. Namun, ada laporan antrean orang berbondong-bondong membeli kebutuhan dan barang untuk mengantisipasi pada Selasa.
Selama konferensi pers yang sama pada Minggu, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah memperingatkan peningkatan harian 1.000 hingga 2.000 kasus baru bukanlah hal yang mustahil, dan bahwa jumlah kematian yang tinggi, seperti 98 kematian yang tercatat pada Sabtu, mungkin terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam.
"Kementerian Kesehatan telah memperingatkan bahwa situasi mungkin muncul di mana dokter mungkin harus membuat pilihan yang sulit, untuk memprioritaskan tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) untuk pasien dengan potensi pemulihan yang lebih tinggi, daripada mereka dengan prognosis yang buruk," ujar dia memperingatkan.
Jumlah COVID-19 Malaysia terus melonjak, dengan rekor 9.020 kasus baru dan 98 kematian pada Sabtu. Pada Minggu, ada 6.999 kasus baru. Sekarang ada lebih dari 560.000 kasus di seluruh negeri.
Putrajaya telah meyakinkan orang-orang bahwa akan ada persediaan makanan yang cukup untuk bertahan selama Fase 1 dari penguncian total. Namun, ada laporan antrean orang berbondong-bondong membeli kebutuhan dan barang untuk mengantisipasi pada Selasa.
Selama konferensi pers yang sama pada Minggu, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah memperingatkan peningkatan harian 1.000 hingga 2.000 kasus baru bukanlah hal yang mustahil, dan bahwa jumlah kematian yang tinggi, seperti 98 kematian yang tercatat pada Sabtu, mungkin terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam.
"Kementerian Kesehatan telah memperingatkan bahwa situasi mungkin muncul di mana dokter mungkin harus membuat pilihan yang sulit, untuk memprioritaskan tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) untuk pasien dengan potensi pemulihan yang lebih tinggi, daripada mereka dengan prognosis yang buruk," ujar dia memperingatkan.
(sya)
Lihat Juga :