Suara Mohammed Deif Komandan Al-Qassam Awali Perang Hamas dengan Israel
Senin, 31 Mei 2021 - 12:49 WIB
loading...
Mohammed Deif, komandan Brigade Izzudin Al-Qassam Hamas yang diburu Zionis Israel. Foto/Global Research
A
A
A
GAZA - Mohammed Deif, komandan Brigade Izzuddin al-Qassam—sayap militer Hamas, menjadi salah satu pejuang Palestina yang paling diburu militer Zionis Israel .
Kemunculan Deif yang sangat misterius, membuatnya sulit dibunuh Zionis, bahkan dalam pertempuran berdarah 11 hari lalu.
Baca juga: Kubu Oposisi Israel Bersatu Ingin Gulingkan Netanyahu
Dia telah beroperasi di Gaza selama beberapa dekade.
Sebuah rekaman audio dari seorang militan Palestina mengirimkan peringatan yang tidak menyenangkan ke Israel bulan ini.
Suara peringatakan itu mengatakan Israel akan membayar "harga mahal" jika tidak memenuhi tuntutan Hamas, faksi Palestina yang menguasai Jalur Gaza.
Suara itu adalah suara Mohammed Deif, sang komandan Brigade Izzuddin al-Qassam yang sulit dicari, ditangkap atau pun dibunuh militer Zionis Israel.
Dari Gaza, Deif telah memecah kebisuannya untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Tetapi ketika peringatannya tidak diindahkan, konflik mengguncang Israel dan Gaza selama 11 hari sebelum gencatan senjata disepakati.
Menurut PBB, setidaknya 242 orang tewas di Gaza, dan 13 orang tewas di Israel selama pertempuran 10-21 Mei.
PBB mengatakan setidaknya 129 dari mereka yang tewas di Gaza adalah warga sipil.
Militer Israel mengatakan 200 adalah militan. Namun, salah satu petinggi Hamas di Gaza; Yahya Sinwar, menyebutkan jumlah pejuangnya yang tewas 80 orang.
Meskipun Deif berada di garis tembak militer Zionis, dia bukan salah satu dari mereka yang tewas.
"Sepanjang operasi, kami telah mencoba membunuh Mohammed Deif," kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Hidai Zilberman, yang dilansir New York Times.
Baca juga: Saat Perang Berdarah, 43 Warga Gaza Diduga Jadi Mata-mata Israel
Seorang pejabat IDF mengonfirmasi kepada BBC bahwa setidaknya dua upaya untuk membunuh Deif dilakukan selama konflik. Kegagalan IDF itu menambah daftar tujuh tujuh upaya pembunuhan terhadap Deif selama dua dekade.
"Permainan kucing dan tikus" yang berlarut-larut ini telah membuat frustrasi militer Israel, yang bertujuan untuk membunuh banyak komandan tertinggi Hamas selama konflik terbaru.
"Mereka jelas memiliki daftar orang yang mereka yakini secara unik penting bagi kemampuan militer Hamas," kata analis keamanan Timur Tengah, Matthew Levitt kepada BBC, Senin (31/5/2021).
Kemunculan Deif yang sangat misterius, membuatnya sulit dibunuh Zionis, bahkan dalam pertempuran berdarah 11 hari lalu.
Baca juga: Kubu Oposisi Israel Bersatu Ingin Gulingkan Netanyahu
Dia telah beroperasi di Gaza selama beberapa dekade.
Sebuah rekaman audio dari seorang militan Palestina mengirimkan peringatan yang tidak menyenangkan ke Israel bulan ini.
Suara peringatakan itu mengatakan Israel akan membayar "harga mahal" jika tidak memenuhi tuntutan Hamas, faksi Palestina yang menguasai Jalur Gaza.
Suara itu adalah suara Mohammed Deif, sang komandan Brigade Izzuddin al-Qassam yang sulit dicari, ditangkap atau pun dibunuh militer Zionis Israel.
Dari Gaza, Deif telah memecah kebisuannya untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Tetapi ketika peringatannya tidak diindahkan, konflik mengguncang Israel dan Gaza selama 11 hari sebelum gencatan senjata disepakati.
Menurut PBB, setidaknya 242 orang tewas di Gaza, dan 13 orang tewas di Israel selama pertempuran 10-21 Mei.
PBB mengatakan setidaknya 129 dari mereka yang tewas di Gaza adalah warga sipil.
Militer Israel mengatakan 200 adalah militan. Namun, salah satu petinggi Hamas di Gaza; Yahya Sinwar, menyebutkan jumlah pejuangnya yang tewas 80 orang.
Meskipun Deif berada di garis tembak militer Zionis, dia bukan salah satu dari mereka yang tewas.
"Sepanjang operasi, kami telah mencoba membunuh Mohammed Deif," kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Hidai Zilberman, yang dilansir New York Times.
Baca juga: Saat Perang Berdarah, 43 Warga Gaza Diduga Jadi Mata-mata Israel
Seorang pejabat IDF mengonfirmasi kepada BBC bahwa setidaknya dua upaya untuk membunuh Deif dilakukan selama konflik. Kegagalan IDF itu menambah daftar tujuh tujuh upaya pembunuhan terhadap Deif selama dua dekade.
"Permainan kucing dan tikus" yang berlarut-larut ini telah membuat frustrasi militer Israel, yang bertujuan untuk membunuh banyak komandan tertinggi Hamas selama konflik terbaru.
"Mereka jelas memiliki daftar orang yang mereka yakini secara unik penting bagi kemampuan militer Hamas," kata analis keamanan Timur Tengah, Matthew Levitt kepada BBC, Senin (31/5/2021).
Lihat Juga :