Suara Mohammed Deif Komandan Al-Qassam Awali Perang Hamas dengan Israel

Senin, 31 Mei 2021 - 12:49 WIB
loading...
A A A
"Di bagian atas daftar itu adalah Mohammed Deif."

Banyak dari apa diketahui tentang Deif berasal dari laporan di media Israel dan Palestina. Mereka mengatakan bahwa Deif lahir di kamp pengungsi Khan Yunis di Gaza pada tahun 1965, ketika wilayah itu diduduki oleh Mesir.

Nama lahirnya adalah Mohammed Diab Ibrahim al-Masri tetapi, karena gaya hidup nomadennya yang menghindari serangan udara Israel, ia kemudian dikenal sebagai Deif, yang berarti "tamu" dalam bahasa Arab.

Sedikit yang diketahui tentang pendidikannya di tengah konflik Israel-Palestina yang telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di Timur Tengah.

Deif menjadi seorang pemuda pada saat Hamas didirikan, yakni ketika dia bergabung dengan kelompok tersebut pada akhir 1980-an.

Berkomitmen untuk melakukan perlawanan bersenjata melawan Israel, Deif dengan cepat menjadi terkenal di dalam unit militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam.

"Dia dianggap sebagai pejabat Hamas yang sangat garis keras," kata Levitt, mantan penasihat kontra-terorisme di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS).

Dia mengatakan Deif dekat dengan beberapa komandan Hamas yang lebih militan, seperti Yehya Ayyash, pembuat bom terkenal yang dikenal sebagai "insinyur".

Ayyash disalahkan atas serangkaian pemboman bus mematikan di Israel pada awal 1990-an. Setelah pembunuhannya oleh Israel 1996, lebih banyak pemboman bus terjadi.

Anak didik Ayyash, Deif, dituduh mendalangi serangan sebagai balas dendam, bersama dengan banyak orang lainnya di Israel.

Tindakan tersebut mengangkat profil Deif dan pangkatnya. Pada tahun 2002, ia mengambil alih sebagai pemimpin sayap militer Hamas setelah pembunuhan pendirinya, Salah Shehadeh.

Sebagai pemimpin, Deif telah berjasa merancang senjata khas Hamas, roket Qassam, dan terowongan bawah tanah di Gaza.

Terowongan ini adalah tempat Deif diperkirakan menghabiskan sebagian besar waktunya, menghindari militer Israel dan mengarahkan operasi Hamas, tersembunyi dari pandangan.

'Kucing Sembilan Nyawa'

Bagi Deif, berada di bawah radar Zionis Israel adalah masalah hidup atau mati.

Selama tahun 2000-an dia selamat dari empat percobaan pembunuhan oleh Israel di mana dia dilaporkan lolos dengan luka-luka, beberapa di antaranya luka serius. Luka itu termasuk kehilangan mata dan anggota badan.

Seorang mantan kepala intelijen IDF membuktikan keseriusan luka-luka Deif setelah serangan udara Israel di rumah seorang anggota Hamas pada tahun 2006.

"Orang-orang mengira dia tidak akan pernah berfungsi lagi sebagai pemimpin, sebagai perencana militer," kata pensiunan jenderal Israel itu kepada BBC. "Tapi dia pulih sebaik yang dia bisa. Jika Anda kehilangan satu mata, Anda kehilangan satu mata."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved