Terungkap, Gaza Jadi Kelinci Percobaan Perang AI Pertama Israel

Sabtu, 29 Mei 2021 - 07:05 WIB
loading...
A A A
Program "Gospel", misalnya, menandai secara real time ratusan target untuk diserang oleh Angkatan Udara Israel, sementara sistem "Alchemist" memperingatkan pasukan Israel tentang kemungkinan serangan terhadap posisi mereka.

Intelijen Israel juga mengeklaim teknologinya memungkinkan pemetaan dengan presisi tinggi terhadap jaringan terowongan bawah tanah di Gaza, yang digunakan oleh kelompok perlawanan Palestina. Mereka mengatakan data ini telah membantu mengamankan pembunuhan komandan senior Hamas; Bassem Issa, perwira tertinggi yang dibunuh oleh IDF sejak operasi Israel 2014 di Gaza, dan beberapa operasi lainnya.

"Kerja bertahun-tahun, pemikiran out-of-the-box dan penggabungan semua kekuatan divisi intelijen bersama dengan elemen-elemen di lapangan mengarah pada solusi terobosan bawah tanah," kata seorang perwira senior tentang peta keberhasilan yang diklaim tersebut.

Kritikus Israel kemungkinan tidak akan berbagi antusiasme IDF untuk tonggak aplikasi AI-nya, menganggapnya lebih sebagai promosi penjualan.

"Perang AI pertama? Fakta bahwa bagian ini tidak menyebutkan bahkan 1 insiden di mana sistem pendukung keputusan yang mendukung AI atau sistem lain yang menggunakan algoritma pembelajaran mesin salah/membuat kesalahan membuat saya sangat skeptis terhadap klaim keseluruhan dalam bagian ini," kata analis pertahanan Franz Stefan-Gady.

Baca juga: Batalion Sepik Siap Perang dengan Indonesia, Ini Respons Resmi PNG
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved