Terungkap, Gaza Jadi Kelinci Percobaan Perang AI Pertama Israel

Sabtu, 29 Mei 2021 - 07:05 WIB
loading...
A A A
Konflik yang tampaknya tak terselesaikan dengan Hamas dan kontrol yang dimiliki Israel atas akses ke Gaza menjadikan wilayah itu tempat yang nyaman untuk uji coba teknologi militer dan keamanan Zionis.

Beberapa pihak berpendapat bahwa uji coba yang dilakukan selama gejolak kekerasan rutin sangat penting bagi Israel untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar senjata global. Produsen Israel memasarkan drone canggih, sistem pertahanan rudal, dan produk lainnya kepada pelanggan asing di bawah label seperti "teruji dalam pertempuran" atau "terbukti tempur". Sektor pertahanan negara memelihara hubungan yang nyaman dengan militernya dan pemerintah secara umum.

Tidak hanya sistem persenjataan tetapi juga teknologi pengumpulan informasi, yang menjadi dasar bagi algoritma analitik IDF, juga berakar pada konflik Israel-Palestina.

Keprihatinan publik tentang serangan teroris oleh anggota masyarakat yang teradikalisasi di wilayah Palestina yang diduduki Israel memungkinkan pembenaran dan sumber daya untuk dituangkan ke dalam banyak alat kepolisian. Ini termasuk pengawasan massal melalui kamera jalan, pengambilan massal metadata komunikasi, pemantauan media sosial secara real-time, dan lain-lain.

IDF mengatakan penggunaan peperangan bertenaga AI di Gaza memungkinkannya meminimalkan korban sipil. Pejabat kesehatan di Gaza melaporkan bahwa setidaknya 243 warga sipil Palestina tewas dalam pertempuran itu, termasuk 66 anak-anak. Pihak Israel mengatakan pihaknya menewaskan 100 operasi militan dan menyalahkan roket Hamas yang salah tembak untuk beberapa korban sipil di Gaza. Di pihak Israel, 12 warga sipil dan satu tentara dilaporkan tewas akibat pertempuran tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved