Kim Jong-un: Korut Berada dalam Pertempuran Melawan Anti Sosialis

Jum'at, 28 Mei 2021 - 00:54 WIB
loading...
A A A
Kim juga memerintahkan para peserta untuk dengan teguh mempertahankan prinsip memproduksi segala sesuatu yang dibutuhkan untuk pembangunan ekonomi dan kehidupan masyarakat dengan bahan mentah dan lainnya milik sendiri.

Pernyataan Kim muncul saat keraguan meningkat tentang ekonomi Korut dan apakah mereka akan terlibat dalam pembicaraan serius dengan Washington terkait perlucutan senjata. Ada juga kekhawatiran bahwa Korut terus memperkuat pembangunan persenjataan nuklir yang secara langsung mengancam AS.

Kim Jong-un beberapa waktu lalu mengatakan negaranya menghadapi situasi terburuk yang pernah ada karena perdagangan berkurang tajam yang disebabkan oleh penutupan perbatasan akibat pandemi virus Corona baru, sanksi yang dipimpin AS, dan bencana alam musim panas lalu. Dia telah menyerukan persatuan yang lebih kuat di dalam negeri dan mendesak AS untuk meninggalkan permusuhan terhadap Korut, yang jelas merujuk pada sanksi tersebut. Dia memperingatkan akan memperbesar persenjataan nuklirnya jika permusuhan AS terus berlanjut.

Baca juga: Kim Jong-un: Korea Utara Menghadapi Situasi Terburuk yang Pernah Ada

Pada bulan Maret, Kim memerintahkan uji coba rudal balistik jarak pendek pertama negaranya dalam setahun. Namun dia masih mempertahankan moratorium uji coba rudal dan nuklir jarak jauh, yang akan menjadi ancaman langsung bagi wilayah AS, karena pemerintah Presiden Joe Biden membentuk kebijakan baru AS terhadap Korut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
906 Atlet dari 29 Provinsi...
906 Atlet dari 29 Provinsi Adu Akurasi di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026
Kemenham Kecam Tewasnya...
Kemenham Kecam Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali: Dorong Anak Korban Dapat Perlindungan Negara
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Infografis
Trump Tak Khianati Ukraina...
Trump Tak Khianati Ukraina dalam Perang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved