Akui Prancis Lakukan Genosida, Macron Minta Pengampunan Masyarakat Rwanda
Kamis, 27 Mei 2021 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
Namun, laporan itu membebaskan Prancis dari keterlibatan langsung dalam pembunuhan lebih dari 800 ribu Tutsi dan Hutu moderat. Poin yang sama disampaikan Macron dalam pernyataanya di Kigali.
"Para pembunuh yang mengintai di rawa-rawa, perbukitan, gereja, tidak memiliki wajah Prancis. Prancis bukanlah kaki tangan," kata Macron. Baca juga: Oknum Militer Rwanda Perkosa Wanita yang Langgar Aturan Lockdown
Macron sendiri adalah Presiden Prancis pertama yang melakukan kunjungan ke Rwanda dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Presiden Prancis yang mengunjungi negara Afrika itu adalah Nicolas Sarkozy pada 2010 lalu.
"Para pembunuh yang mengintai di rawa-rawa, perbukitan, gereja, tidak memiliki wajah Prancis. Prancis bukanlah kaki tangan," kata Macron. Baca juga: Oknum Militer Rwanda Perkosa Wanita yang Langgar Aturan Lockdown
Macron sendiri adalah Presiden Prancis pertama yang melakukan kunjungan ke Rwanda dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Presiden Prancis yang mengunjungi negara Afrika itu adalah Nicolas Sarkozy pada 2010 lalu.
(ian)
Lihat Juga :