Jet Tempur Mirage F1 Jatuh di Luar Pangkalan AS, Pilot Kontraktor Tewas
Rabu, 26 Mei 2021 - 00:05 WIB
loading...
Pesawat jet tempur Mirage F1. Foto/ATAC/The Drive
A
A
A
LAS VEGAS - Seorang pilot kontraktor militer swasta tewas setelah jet tempur Mirage F1 yang dia terbangkan jatuh di luar Pangkalan Angkatan Udara Nellis dekat Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Jet tempur itu jatuh saat menjalani "pelatihan agresor" hari Senin (24/5/2021) waktu setempat.
Pentagon atau Departemen Pertahanan mengatakan penyelidik lokal, penyelidik negara bagian dan penyelidik federal sedang menyelidiki apa yang menyebabkan insiden itu.
Baca juga: Yisroel Weiss, Rabi Yahudi yang Sebut Israel Monster dan Harus Dihapus dari Peta
Pihak Pangkalan Angkatan Udara Nellis atau Nellis AFB mengatakan kecelakaan itu terjadi di daerah pemukiman di timur laut Las Vegas sekitar pukul 14.30 pada hari Senin.
Kontraktor militer swasta Draken telah mengonfirmasi bahwa pilotnya telah meninggal dalam kecalakaan tersebut. Identitas korban belum dirilis.
“Draken telah menerima berita tentang pesawat yang jatuh dari Nellis AFB dan kehilangan salah satu pilot kami secara tragis. Pikiran dan doa kami ditujukan kepada orang-orang dan keluarga yang terkena dampak acara ini," kata perusahaan itu.
Pentagon atau Departemen Pertahanan mengatakan penyelidik lokal, penyelidik negara bagian dan penyelidik federal sedang menyelidiki apa yang menyebabkan insiden itu.
Baca juga: Yisroel Weiss, Rabi Yahudi yang Sebut Israel Monster dan Harus Dihapus dari Peta
Pihak Pangkalan Angkatan Udara Nellis atau Nellis AFB mengatakan kecelakaan itu terjadi di daerah pemukiman di timur laut Las Vegas sekitar pukul 14.30 pada hari Senin.
Kontraktor militer swasta Draken telah mengonfirmasi bahwa pilotnya telah meninggal dalam kecalakaan tersebut. Identitas korban belum dirilis.
“Draken telah menerima berita tentang pesawat yang jatuh dari Nellis AFB dan kehilangan salah satu pilot kami secara tragis. Pikiran dan doa kami ditujukan kepada orang-orang dan keluarga yang terkena dampak acara ini," kata perusahaan itu.
Lihat Juga :