Tunjuk Utusan Baru AS untuk Korut, Biden Siap Bertemu dengan Kim Jong-un

Sabtu, 22 Mei 2021 - 15:39 WIB
loading...
A A A
"Pemimpin Korea Utara harus berkomitmen pada diskusi tentang persenjataan nuklirnya," kata Biden, dan mengizinkan para penasihatnya untuk bertemu dengan rekan-rekan AS mereka untuk meletakkan dasar sebelum pertemuan puncak semacam itu.

Baca juga: Bos Intelijen AS Dilaporkan Sambangi DMZ di Perbatasan Korut

“Saya tidak akan melakukan apa yang telah dilakukan di masa lalu; Saya tidak akan memberikan semua yang dia cari - pengakuan internasional sebagai hal yang sah dan memungkinkan dia untuk bergerak ke arah yang terlihat lebih serius tentang apa yang sama sekali tidak dia serius," urainya.

Komentar Biden tampaknya mencerminkan pergeseran pemikirannya.

Gedung Putih telah mengatakan pada bulan Maret bahwa Biden tidak berniat untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara tersebut.

Pyongyang sejauh ini telah menolak permohonan AS untuk diplomasi sejak Biden mengambil alih kursi presiden dari Trump, yang telah mengadakan tiga pertemuan puncak dengan Kim Jong-un dan dua pertemuan terkenal bertukar "surat indah".

Meski demikian, diktator muda Korut itu menolak menyerahkan senjata nuklirnya meski membekukan pengujiannya. Kim belum menguji bom nuklir atau meluncurkan rudal balistik antarbenua sejak 2017, meskipun para ahli yakin persenjataannya terus berkembang.

Baca juga: Korut: AS Gunakan Diplomasi sebagai Kedok, akan Ada Konsekuensi Serius

Moon Jae-in, yang keterlibatannya dengan Korut merupakan masalah warisan sebelum dia meninggalkan jabatannya tahun depan, mengatakan penunjukan Sung Kim mencerminkan komitmen kuat AS untuk mengeksplorasi diplomasi dan kesiapannya untuk berdialog dengan Korut.

Ia pun mengharapkan tanggapan yang positif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved